Jelqing, Cara Aman untuk Perbesar Simbol Kejantanan

Kompas.com - 04/10/2019, 21:05 WIB
Ilustrasi penis ereksi di pagi hari. Ilustrasi penis ereksi di pagi hari.

KOMPAS.com - Sebagai simbol kejantanan pria, sebagian besar kaum adam ingin memiliki penis yang besar.

Ya, tak sedikit pria yang terobsesi memiliki penis besar. Padahal, tak selamanya apa yang mereka pikirkan itu benar.

Jika diukur dari pangkal batang hingga ujung penis, rata-rata ukuran penis pria dewasa saat ereksi adalah 13 sentimeter dengan lingkar penis 11 sentimeter.

Dalam kondisi normal, umumnya penis pria dewasa berukuran delapan hingga sembilan sentimeter.

Baca juga: Apakah Ukuran Penis Memengaruhi Kesuburan Pria?

Ada banyak obat-obatan, latihan, operasi dan teknik pembesaran penis yang selalu digadang-gadang ampuh untuk meningkatkan ukuran penis.

Sayangnya, metode-metode tersebut seringkali tidak didukung keamanannya secara medis. Selain itu, belum ada penelitian yang dipelajari dengan baik terkait metode pembesar penis.

Jika ingin membesarkan penis dengan cara yang aman, cobalah teknik jelqing.

Prinsip dasar metode ini adalah untuk meningkatkan aliran darah menuju kepala penis. Untuk menghindari gesekan, oleskan pelumas yang baik ke penis.

Setelah itu, buat tanda 'oke' menggunakan jari telunjuk dan jempol, berikan tekanan dan usap Mr P untuk meningkatkan aliran darah.

Tapi hati-hati terlalu sering melakukannya atau tidak melakukannya dengan benar dapat menyebabkan rasa sakit, disfigurasi atau pembentukan jaringan parut.

Nah, bagi pria dengan kelebihan berat badan biasanya penis terlihat jauh lebih kecil dari yang sebenarnya. 

Pasalnya,  berat badan berlebih cenderung membuat penis terhimpit lemak perut, sehingga terlihat lebih kecil. Jadi, cara paling efektif adalah dengan menyingkirkan lemak perut yang berlebihan itu.

Baca juga: Kapan Penis Mulai Tumbuh, dan Kapan Berhenti?



Dapatkan Voucher Belanja jutaan rupiah, dengan #JernihBerkomentar di bawah ini! *S&K berlaku
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Laporkan Komentar
Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.
komentar di artikel lainnya
Close Ads X