4 Kota Jadi Inspirasi Koktail Highball Ala Johnnie Walker

Kompas.com - 06/10/2019, 14:09 WIB
Johnnie Walker Highball Collection, Brightspot Market 2019, Jakarta. KOMPAS.com/KAHFI DIRGA CAHYAJohnnie Walker Highball Collection, Brightspot Market 2019, Jakarta.

JAKARTA, KOMPAS.com - Ada banyak cara menikmati wiski Johnnie Walker, mulai dari paling tua hingga kekinian atau yang biasa disebut koktail Highball.

Memang, menilik sejarah, resep minuman campuran dua shots liquor dan satu tuangan panjang mixer itu sudah eksis sejak 1900.

Tepatnya, pertama kali muncul di media cetak Bartender's Manual milik pemilik bar dan bartender legendaris, Harry Johnson.

Namun, minuman itu kian menjadi tren seiring berjalannya waktu.

Pada abad ke-20, misalnya, popularitas Highball meningkat tidak lama setelah masuk menjadi popular culture.

Baca juga: Cerita Koktail Jagung Bakar Menuju Kompetisi Dunia di Glasgow...

Atau, saat James Bond memesan minuman klasik scotch dan soda tidak kurang dari 21 kali pada buku-buku yang ditulis oleh Ian Flemming.

Kian hari, Highball mempunyai tempat di hati peminatnya. 

Dalam versi paling sederhana, Highball terdiri dari spirit, bahan campuran lezat, dan hiasan mengunggah selera dan segar.

Sementara dalam versi yang lebih rumit, Highball merupakan perpaduan dari seluruh elemen rasa--manis, asam, asin, dan pahit.

Johnnie Walker Highball Collection, Brightspot Market 2019, Jakarta.KOMPAS.com/KAHFI DIRGA CAHYA Johnnie Walker Highball Collection, Brightspot Market 2019, Jakarta.

Lantas, bagaimana Johnnie Walker mengkreasikan Highball kini?

Ada empat koktail terbaru kreasi Johnnie Walker yang terinspirasi semangat kota-kota besar dunia seperti Cape Town, Rio De Janeiro, New York City, dan Tokyo.

Keempat versi itu disajikan saat gelaran Jakarta Brightspot Market 2019.

Baca juga: Kisah Game of Thrones dalam Botol Johnnie Walker

Ada ragam sensasi rasa dari Johnnie Walker Highball yakni Johnnie & Ginger, Johnnie & Lemon, Johnnie & Peach dan Johnnie & Green Tea.

Dipandu oleh bartender sekaligus brand ambassador Johnnie Walker Wawan Kurniawan, keempat minuman itu disajikan lewat demo singkat membuat Highball.

Johnnie Walker Highball Collection, Brightspot Market 2019, Jakarta.Johnnie Walker Johnnie Walker Highball Collection, Brightspot Market 2019, Jakarta.

Sajian keempat minuman itu menawarkan makna dan rasa berbeda.

Johnnie & Green Tea, misalnya, terinspirasi dari Jepang yang memiliki aroma khas green tea. Rasanya pun cenderung seimbang.

Lalu Johnnie & Ginger yang terinspirasi Cape Town menyajikan kekhasan sendiri di mana rasa ginger langsung menghentak.

Sementara, untuk Johnnie & Lemon, terinspirasi Rio De Janeiro, memiliki kecenderungan pada taste wiski yang muncul.

Terakhir, Johnnie & Peach, terinspirasi NY, memiliki rasa seimbang, sehingga nyaman di mulut.

Baca juga: Wiski Jepang Termahal Dijual Seharga Rp 4 Miliar

Sementara itu, Marketing Manager for Whiskey and Reserve Portfolio Diageo Indonesia Dannies Hendrato menuturkan, keempat koktail Johnnie Walker Highball memberikan pengalaman baru dalam menikmati wiski.

"Kami ingin mengubah pandangan konsumen tentang wiski, dan memberikan cara baru untuk menikmatinya."

"Bagi konsumen yang merasa tidak akan bisa menyukai wiski, Highball bisa jadi mengubah pendapat ini, It is a real game-changer," kata dia.

Dalam kesempatan tersebut, Johnnie Walker juga mendorong komitmennya untuk mengampanyekan minum secara bertanggungjawab kepada konsumen yang telah berusia 21 tahun ke atas.

Dapatkan Smartphone dan Voucher Belanja dengan #JernihBerkomentar di artikel ini! *S&K berlaku


Dapatkan Smartphone dan Voucher Belanja dengan #JernihBerkomentar dibawah ini! *S&K berlaku
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Laporkan Komentar
Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.
komentar di artikel lainnya
Close Ads X