Baca berita tanpa iklan. Gabung Kompas.com+
Kompas.com - 07/10/2019, 08:15 WIB

KOMPAS.com - Bukan lagi rahasia umum jika minuman di restoran mengandung tambahan gula. Jika sering diasup, minuman tersebut bisa memberikan efek buruk bagi kesehatan tubuh.

Oleh karena itu, penting untuk menghindari mengonsumsinya terlalu sering. Namun, bagi sebagian orang mubgkin menghindari minum minuman semacam itu tidak lah mudah.

Saat ini, dalam studi yang diterbikan American Journal of Preventive Medicine, banyaknya minuman adalah sepertiga dari menu restoran. Hal itu juga termasuk minuman dengan tambahan gula.

Dilansir laman Health Cleveland, studi ini melihat evolusi menu 63 restoran AS dari 2012 hingga 2017. Para peneliti memeriksa kandungan kalori, gula, dan lemak jenuh dari penawaran minuman.

Hasilnya, jumlah pilihan minuman melonjak sebesar 155 persen antara tahun-tahun itu, di mana 82 persen dari peningkatan didorong oleh minuman manis.

Baca juga: Mengapa Minuman Manis Picu Risiko Kematian Dini?

Menurut para peneliti, minuman manis yang ditambahkan ke menu setelah tahun 2012,  juga cenderung mengarah pada kadar gula yang lebih tinggi, tetapi lebih sedikit lemak jenuh.

"Studi ini menunjukkan kepada kita pilihan yang dibuat lebih manis dan beragam yang tersedia pada menu benar-benar meningkat," kata ahli diet terdaftar Ariana Cucuzza, yang tidak ikut serta dalam penelitian ini.

"Menurut saya ini mengejutkan, mengingat epidemi obesitas dan semua penelitian yang menunjukkan seberapa besar gula berdampak pada tubuh," lanjutnya.

Kenaikan dalam minuman manis adalah masalah tersendiri, terutama di AS. Sebuah survei terbaru dari Pusat Pengendalian dan Pencegahan Penyakit AS menemukan, sebanyak satu dari tiga orang AS mengonsumsi makanan cepat saji setiap hari.

Belum lagi soal risiko terlalu banyak gula yang dikaitkan dengan kenaikan berat badan, masalah gula darah, dan peningkatan risiko penyakit jantung.

Baca juga: Hati-hati, Pria Penggemar Minuman Manis Bisa Berpenyakit Serius

Jadi bagaimana bisa terhindar dari jebakan gula?

Pertama, baca label nutrisi untuk mengetahui berapa banyak kandungan gula dalam minuman yang dipilih, sehingga dapat membuat pilihan yang lebih baik.

“Kamu dapat membuat pilihan yang lebih sehat dengan memilih hal-hal yang tidak mengandung gula, seperti es teh tawar yang biasanya tersedia di restoran juga,” kata Cucuzza.

Kedua, perencanaan ke depan juga dapat membantu membuat pilihan yang lebih baik sepanjang hari. Misalnya, jika kamu tahu akan makan di luar untuk makan malam, maka dapat membuat pilihan yang lebih sehat untuk membatasi sarapan dan makan siang.

Baca juga: Saat Makan Daging, Hindari Minuman Manis

Dapatkan update berita pilihan dan breaking news setiap hari dari Kompas.com. Mari bergabung di Grup Telegram "Kompas.com News Update", caranya klik link https://t.me/kompascomupdate, kemudian join. Anda harus install aplikasi Telegram terlebih dulu di ponsel.

Baca berita tanpa iklan. Gabung Kompas.com+
Video rekomendasi
Video lainnya


Baca berita tanpa iklan. Gabung Kompas.com+
Rekomendasi untuk anda
27th

Tulis komentarmu dengan tagar #JernihBerkomentar dan menangkan e-voucher untuk 90 pemenang!

Syarat & Ketentuan
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Laporkan Komentar
Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.
Baca berita tanpa iklan. Gabung Kompas.com+
Baca berita tanpa iklan. Gabung Kompas.com+
Baca berita tanpa iklan. Gabung Kompas.com+
komentar di artikel lainnya
Baca berita tanpa iklan. Gabung Kompas.com+
Close Ads
Verifikasi akun KG Media ID
Verifikasi akun KG Media ID

Periksa kembali dan lengkapi data dirimu.

Data dirimu akan digunakan untuk verifikasi akun ketika kamu membutuhkan bantuan atau ketika ditemukan aktivitas tidak biasa pada akunmu.

Bagikan artikel ini melalui
Oke
Lengkapi Profil
Lengkapi Profil

Segera lengkapi data dirimu untuk ikutan program #JernihBerkomentar.