Tak Perlu Ragu Ikut Program Bayi Tabung di Indonesia

Kompas.com - 09/10/2019, 13:22 WIB
Ilustrasi ShutterstockIlustrasi

KOMPAS.com - Memiliki keturunan melalui program bayi tabung (In Vitro Fertilization/IVF) kini menjadi pilihan banyak pasangan yang mengalami kesulitan hamil secara alami.

Perkembangan program IVF di Indonesia pun semakin pesat. Saat ini terdapat 36 layanan bayi tabung di tanah air dengan angka siklus mencapai 10.000 ribu.

"Program bayi tabung sudah menjadi tuan rumah di negeri sendiri. Saat ini jumlah siklus bayi tabung di Indonesia pada tahun 2018 mencapai 10.000 siklus dan 40 persennya di klinik Morula IVF," kata CEO Morula IVF dr.Ivan Sini Sp.OG.

Ia menekankan, dibandingkan dengan negara tetangga, jumlah siklus bayi tabung di Indonesia sangat besar sehingga pengalaman dokter pun lebih tinggi.

"Apalagi di Malaysia, Singapura, atau Thailand, tidak pernah mau membuka berapa total siklus bayi tabung yang mereka lakukan," kata Ivan.

Jumlah bayi yang lahir dari program IVF di klinik Morula IVF sendiri sampai saat ini sudah mencapai 4.100 bayi.

Standar keberhasilan program IVF adalah 58 persen pada wanita yang memiliki prognosis baik, yaitu berusia kurang dari 38 tahun. Makin tinggi usia ibu, makin besar risiko kehamilannya.

Baca juga: Mengenal Gangguan Kesuburan yang Ditandai Haid Tak Teratur

Kemampuan dokter

Ivan mengatakan, kemampuan dokter-dokter ahli kesuburan dan bayi tabung di Indonesia tak perlu diragukan lagi. Klinik bayi tabung pun saat ini sudah ditunjang dengan teknologi dan laboratorium yang canggih dan berdampak positif pada kenaikan angka keberhasilan IVF.

Salah satu teknologi yang membantu mencegah kegagalan bayi tabung adalah teknologi PGT-A (Preimplantation Genetic Testing for Aneuploidy).

Halaman:
Dapatkan Smartphone dan Voucher Belanja dengan #JernihBerkomentar di artikel ini! *S&K berlaku


Dapatkan Smartphone dan Voucher Belanja dengan #JernihBerkomentar dibawah ini! *S&K berlaku
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Laporkan Komentar
Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.
komentar di artikel lainnya
Close Ads X