Menopause pada Pria, Apa Bedanya dengan Wanita?

Kompas.com - 09/10/2019, 22:01 WIB
Ilustrasi orang tua tinggal sendirian. SHUTTERSTOCKIlustrasi orang tua tinggal sendirian.
Editor Wisnubrata

Meski produksi testosteron menurun, produksi sperma tidak akan berhenti. Sebaliknya, memasuki usia menopause, produksi sel telur pada wanita akan benar-benar terhenti.

Semua wanita pasti menopause, pria tidak

Memasuki usia tertentu, wanita pasti akan mengalami menopuse. Namun, hanya sekitar 2% pria yang mengalami gejala-gejala seperti menopause, saat mulai memasuki usia tua.

Tanda-tanda “menopause” pada pria

Saat seorang pria mengalami penurunan produksi testosteron, ada banyak gejala yang akan muncul, baik secara fisik, mental, maupun seksual. Berikut ini tanda-tanda menopause pada pria, yang perlu dikenali.

  • Disfungsi ereksi
  • Gairah seksual menjadi berkurang
  • Infertilitas atau gangguan kesuburan
  • Lemak tubuh semakin menumpuk
  • Kepadatan tulang berkurang
  • Lemas, tubuh terasa tidak berenergi
  • Dada atau payudara membesar (ginekomastia)
  • Massa otot berkurang
  • Sering merasa sedih, bahkan depresi
  • Berkurangnya motivasi dalam menjalani kehidupan sehari-hari
  • Sulit berkonsentrasi
  • Turunnya kepercayaan diri
  • Insomnia

Selain tanda-tanda di atas, pria juga mungkin akan mengalami kerontokan rambut-rambut di badan, berkurangnya ukuran testis, dada menjadi bengkak, dan sering merasa kepanasan tiba-tiba.

Kenapa tidak semua pria mengalami menopause?

Saat pria memasuki usia 30 tahun, secara perlahan, produksi testosteron akan mulai menurun. Namun, gejala menopause yang muncul pada pria, sebenarnya tidak hanya dipengaruhi oleh hormon.

Pasalnya, tidak semua pria mengalami menopause. Meski demikian, penurunan produksi hormon testosteron terjadi pada semua pria.

Menopause pada pria sebenarnya adalah kondisi yang kompleks. Kondisi ini, juga erat kaitannya dengan riwayat penyakit lain seperti penyakit jantung, obesitas, diabetes tipe 2, dan tekanan darah tinggi. Pada pria yang mengalaminya, gejala yang muncul pun bisa berbeda-beda.

Hal di atas menggambarkan bahwa hormon bukanlah satu-satunya faktor yang memengaruhi menopause pada pria. Faktor risiko lain, seperti di bawah ini, juga dipercaya dapat meningkatkan kemungkinan pria mengalami menopause.

Halaman:
Dapatkan Smartphone dan Voucher Belanja dengan #JernihBerkomentar di artikel ini! *S&K berlaku


Sumber

Dapatkan Smartphone dan Voucher Belanja dengan #JernihBerkomentar dibawah ini! *S&K berlaku
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Laporkan Komentar
Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.
komentar di artikel lainnya
Close Ads X