Kompas.com - 10/10/2019, 21:34 WIB
Editor Wisnubrata

Pasalnya, vagina merupakan area yang sensitif. Ini berarti, vagina tidak tahan dengan paparan bahan-bahan kimia.

Selain menjauhi produk kewanitaan, kamu juga sebaiknya tidak mencuci bagian dalam vagina. Misalnya dengan cara douching atau spa vagina.

Dengan mengetahui penyebab vagina bau dan cara mengatasinya, kaum hawa diharapkan menjadi lebih waspada dalam menjaga kesehatan organ intimnya.

Jika kamu mengalami vagina bau yang tidak kunjung sembuh atau aromanya malah makin menyengat, dan disertai rasa gatal, perdarahan tanpa sebab, atau munculnya keputihan abnormal, saatnya memeriksakan diri ke dokter.

Baca juga: Banyak Wanita Tak Puas, Adakah Bentuk Vagina yang Normal?

Dapatkan update berita pilihan dan breaking news setiap hari dari Kompas.com. Mari bergabung di Grup Telegram "Kompas.com News Update", caranya klik link https://t.me/kompascomupdate, kemudian join. Anda harus install aplikasi Telegram terlebih dulu di ponsel.

Halaman:
Baca tentang
Sumber


Video Pilihan

Rekomendasi untuk anda
26th

Tulis komentarmu dengan tagar #JernihBerkomentar dan menangkan e-voucher untuk 90 pemenang!

Syarat & Ketentuan
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Laporkan Komentar
Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.
komentar di artikel lainnya
Close Ads
Verifikasi akun KG Media ID
Verifikasi akun KG Media ID

Periksa kembali dan lengkapi data dirimu.

Data dirimu akan digunakan untuk verifikasi akun ketika kamu membutuhkan bantuan atau ketika ditemukan aktivitas tidak biasa pada akunmu.

Lengkapi Profil
Lengkapi Profil

Segera lengkapi data dirimu untuk ikutan program #JernihBerkomentar.