Kompas.com - 11/10/2019, 11:16 WIB
Ashley Kuzma saat berada di dalam kelas tempatnya mengajar di McDowell Intermediate High School di Millcreek Township, Erie County, Pennsylvania, Amerika Serikat,  4 April 2019. VIA goodmorningamerica.comAshley Kuzma saat berada di dalam kelas tempatnya mengajar di McDowell Intermediate High School di Millcreek Township, Erie County, Pennsylvania, Amerika Serikat, 4 April 2019.

KOMPAS.com - Ashley Kuzma, seorang perempuan di Pennsylvania, Amerika Serikat, menulis sendiri obituarinya sebelum sekarat dan meninggal dunia akibat kanker di usia 32 tahun.

Dalam tulisan itu, wanita berparas cantik tersebut berbagi pesan tentang bagaimana seharusnya orang menjalani kehidupan. 

“Kalian harus berhenti memikirkan masalah-masalah tak penting dalam hidup yang menyebabkan stres."

“Lakukanlah apa yang penting bagi dirimu. Santai dan nikmati hari-hari bersama mereka yang ada di sekitar mu."

Bagitu bunyi tulisan Ashley Kuzma yang bekerja sebagai guru, dalam obituari yang dipublikasikan pekan lalu di the Erie Times.

“Lihat lagi, apa yang paling berharga dalam hidupmu?" tulisnya.  "Sebab, pada akhirnya hanya itulah yang menjadi hal terpenting."

Kuzma meninggal dunia pada 22 September 2019 setelah kanker laring yang dideritanya kambuh.

Perempuan ini pertama kali didiagnosis menderita kanker pada Februari 2017, begitu penjelasan sang ibu, Vicky Kuzma.

Pihak keluarga tak tahu jika Ashley Kuzma sempat menulis obituarinya sendiri, hingga beberapa hari setelah kematiannya,  mereka menemukan dokumen di Google drive-nya.

"Ketika kami menemukannya, kami berpikir, 'apa yang harus kami lakukan? Dia menulis ini. Kami harus menerbitkan ini," kata Vicky Kuzma kepada laman Good Morning America.

"Ini pesan terakhirnya untuk kita, bagaimana mungkin kita tidak meneruskannya?"

Selain obituari ada video

Keluarga Kuzma juga menemukan video yang dia tinggalkan tentang nyanyian selamat ulang tahun untuk sang ibu, juga ayahnya John Kuzma dan adik perempuannya, Kristen Kuzma.

"Dia selalu teratur dan sangat siap," kata Vicky Kuzma.

Vicky menyebut, ketika Ashley pertama kali didiagnosis mengidap kanker, dan mulai menjalani pengobatan, ada kalimat khusus yang disampaikan kepada dia dan John.

"Saya selalu berpikir jika seseorang dalam keluarga ini harus terkena kanker, maka itu seharusnya saya. Karena saya akan menjadi yang terkuat untuk menghadapinya," ujar Vicky, menirukan kalimat Ashley.

Ashley Kuzma disebut sebagai seorang guru yang berbakat dari sebuah sekolah menengah di Erie County. Hal itu tertuang dalam berita kematiannya.

“Di waktu senggang, saya menikmati membaca, memeluk kucing-kucing saya, mencicipi anggur, bersantai di kapal ayah saya, menonton film, bermain golf, mendekorasi rumah saya, menonton sepak bola."

"Saya menikmati indahnya matahari yang terbenam, dan juga menonton acara TV seperti Grey's Anatomy, Will and Grace, dan Friends.”

Uraian itu ditemukan pada bagian deskripsi hobi yang dilakukan Ashley di luar rutinitas pekerjaannya.

Pada bagian lain, dia menulis, ""Satu hal positif dari kanker yang berulang adalah bahwa hal itu mengajarkan saya untuk melepaskan hal-hal yang tidak penting."

"Lalu hanya menikmati hari bersama orang-orang di sekitar saya, dan juga banyak tempat untuk dilihat."

Ketika Ashley Kuzma mengetahui kankernya kambuh, dia lau melakukan perjalanan ke Meksiko, melihat Chichen Itza, sebuah Kota kuno Maya.

"Saya sangat berterima kasih atas kehidupan yang saya jalani," tulisnya.

"Saya beruntung memiliki keluarga yang penuh kasih, teman-teman yang mendukung, pekerjaan yang stabil dan berarti, dan sebuah rumah yang menaungi."

Minta "pesta kehidupan"

Vicky Kuzma mengaku mengamati perubahan pandangan dan cara hidup Ashley, ketika dia didiagnosis menderita kanker.

"Ketika dia mengetahui dia menderita kanker, dia mulai melepaskan banyak hal, dan berkata, 'ayah, kamu harus santai. Kamu tidak bisa membiarkan hal-hal ini membuatmu kesal'," kutip Vicky.

Selain mengetahui bagaimana menjalani hidup, Ashley juga tahu bagaimana dia ingin diingat.

Buktinya, dia meminta keluarganya mengadakan pesta untuk perayaan kehidupan, karena Ashley merasa kisahnya hanya akan menjadi kesedihan bagi banyak orang.

Dia juga meminta, sebagai pengganti bunga, teman-teman dan keluarga mengirim sumbangan ke dua badan amal.

Ada yang berfokus pada hewan, Hope Lodge, dan untuk rumah pasien kanker serta pengasuh mereka di Cleveland, Ohio.

Untuk memenuhi permintaan Ashley, keluarga Kuzma berencana mengelar perayaan pada hari Minggu (13/10/2019) dalam sebuah pesta.

Dalam acara itu, kata Vicky, pakaian kedukaan hitam-hitam akan ditanggalkan, berganti dengan keceriaan, lengkap dengan makanan dan minuman.

"Tapi, dia selalu menjadi perencana dan penyelenggara pesta yang membantu saya merencanakan liburan dan berbagai acara lain. Jadi, saya agak bingung untuk pesta kali ini," kata Vicky.

"Saya hanya berharap pesta nanti tidak mengecewakannya," sambung dia.

Dapatkan update berita pilihan dan breaking news setiap hari dari Kompas.com. Mari bergabung di Grup Telegram "Kompas.com News Update", caranya klik link https://t.me/kompascomupdate, kemudian join. Anda harus install aplikasi Telegram terlebih dulu di ponsel.



Video Pilihan

Rekomendasi untuk anda
26th

Tulis komentarmu dengan tagar #JernihBerkomentar dan menangkan e-voucher untuk 90 pemenang!

Syarat & Ketentuan
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Laporkan Komentar
Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.
komentar di artikel lainnya
Close Ads X
Lengkapi Profil
Lengkapi Profil

Segera lengkapi data dirimu untuk ikutan program #JernihBerkomentar.