Kontroversi Tato Baru Chrissy Teigen

Kompas.com - 11/10/2019, 15:16 WIB
Chrissy Teigen adalah seorang peragawati Amerika. Dok. The TravelChrissy Teigen adalah seorang peragawati Amerika.

KOMPAS.com - Sosok Chrissy Teigen termasuk model yang sangat aktif di media sosial untuk berbagi cerita seputar kehidupannya. Kali ini ia membagikan foto tentang tato barunya dan langsung menimbulkan kontroversi.

Istri dari penyanyi John Legend ini memamerkan tato ketiganya yang dibuat oleh seniman tato, Winter Stone.

Tato baru Teigen membuat sejumlah orang kesal. Sebab publik kerap membandingkan tato yang ada di pergelangan tangan dan dahi Teigen dengan tato yang diberikan pada para korban Holocaust di kamp konsentrasi.

Tato Chrissy TeigenInstagram @chrissyteigen Tato Chrissy Teigen
Ia sama sekali tidak menjelaskan arti tato tersebut, sehingga publik mulai menebak-nebak.

Angka yang tertulis adalah tanggal ulangtahun ibu, ayah, suami, dan dua anak Teigen, yaitu Luna dan Miles.

Sang suami, Legend, membuat komentar bercanda tentang tato tersebut. Ia menyebutnya sebagai "alat pengingat hebat". Di balik itu, Legend mungkin ingin menyampaikan bahwa Teigen tidak bisa mengingat semua tanggal ulang tahun tersebut dan tato itu membantunya mengingat.

Sebagai figur publik, tak aneh rasanya jika Teigen memiliki pembenci. Namun, mereka yang tersinggung dengan tato baru Teigen adalah penggemarnya sendiri.

Para penggemar menganggap Teigen tidak memikirkan tato tersebut sebelum membuatnya. Tato tersebut dianggap ofensif terhadap kelompok Yahudi dan non-Yahudi, karena mengingatkan banyak orng terhadap masa-masa gelap sejarah kemanusiaan.

Baca juga: Bukan di Wajah, Chrissy Teigen Lakukan Botox di Ketiak, Untuk Apa?

Memang tidak semua penggemar marah, ada pula yang masih membela Teigen atau menganggapnya hanya sekadar tato.

Namun, hingga saat ini ia belum merespons kontroversi yang berkembang luas. Ini cukup jarang dilakukan oleh seorang Chrissy Teigen karena ia dikenal sebagai orang yang berlidah tajam, bahkan presiden dan keluarganya juga menjadi objek opini Teigen.

Misalnya, ketika Ivanka Trump membuat kesalahan tata bahasa di Twitter pada September 2017 lalu, Teigen adalah salah satu orang pertama yang menegurnya.

Sindiran Teigen bahkan membuat Trump memblokir akun Twitternya.

Mengingat hal itu, maka aneh jika untuk kontroversi kali ini Teigen memilih diam. Tapi, lebih baik kita tunggu saja.

 

Dapatkan Smartphone dan Voucher Belanja dengan #JernihBerkomentar di artikel ini! *S&K berlaku


Dapatkan Smartphone dan Voucher Belanja dengan #JernihBerkomentar dibawah ini! *S&K berlaku
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Laporkan Komentar
Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.
komentar di artikel lainnya
Close Ads X