Baca berita tanpa iklan. Gabung Kompas.com+
Kompas.com - 12/10/2019, 19:00 WIB

KOMPAS.com - Tidak semua kolesterol berbahaya. Tubuh kita memerlukan kolesterol untuk membangun selubung saraf dan membran sel tubuh.

“Permasalahan utama dari kolesterol bukan berada pada senyawanya, tapi lebih pada jumlah kolesterol yang berada di dalam tubuh kita,” kata Dr. Eric Rimm, profesor epidemiologi dan nutrisi di Harvard T.H. Chan School of Public Health.

Tubuh menyediakan kolesterol dalam dua bentuk, yaitu high-density lipoprotein (HDL) atau yang dikenal sebagai kolesterol baik, dan low-density lipoprotein (LDL) yang dimusuhi hampir semua orang karena perannya sebagai kolesterol jahat.

Kenapa? Karena jumlah LDL yang berlebihan dapat meningkatkan risiko berbagai gangguan kesehatan seperti penyakit jantung dan stroke.

Jadi, tubuh manusia memproduksi kolesterol LDL secara alamiah. Namun, pola hidup yang tidak sehat seperti malas berolahraga dan tidak mengontrol asupan makanan yang tinggi kolesterol, dapat menyebabkan tubuh memiliki jumlah kolesterol LDL yang lebih banyak.

Selain itu, beberapa orang mewarisi gen dari orang tuanya, sehingga orang tersebut memiliki kolesterol dalam jumlah yang lebih banyak.

“Kolesterol jenis LDL berbahaya bagi tubuh karena kandungan LDL yang terlalu banyak di dalam darah dapat menyebabkan percepatan pembentukan plak arteri,” kata Rimm.

Baca juga: Kolesterol Jahat yang Sangat Rendah Turunkan Risiko Penyakit Jantung

Pembentukan plak ini akan menyebabkan tersumbatnya aliran darah, dan penyumbatan aliran darah ini dapat menyebabkan berbagai penyakit seperti:

1. Sakit Jantung
Aliran darah jantung yang terhambat dapat menyebabkan terputusnya aliran nutrisi ke jantung. Tanpa aliran darah, otot jantung dapat mengalami kematian dan menyebabkan gangguan jantung yang dikenal dengan serangan jantung.

Serangan jantung biasanya menyebabkan keluhan nyeri dada sebelah kiri, sesak napas, dan adanya keringat dingin. Jika tidak ditangani dengan tepat, gangguan ini dapat mengancam nyawa penderitanya.

2. Stroke
Bertumpuknya plak pada pembuluh darah tidak hanya terjadi pada pembuluh darah jantung saja, tapi juga dapat terjadi pada pembuluh darah organ lain seperti pembuluh darah otak. Jika pembuluh darah otak tersumbat, maka aliran darah otak dapat terhambat.

Baca juga: Paparan Polusi Kendaraan Bisa Merusak Kadar Kolesterol Baik

Ilustrasi strokshutterstock Ilustrasi strok

3. Perlemakan Hati
Kolesterol tinggi juga dapat menyebabkan gangguan hati, yaitu berupa perlemakan hati. Perlemakan hati adalah keadaan ketika hati memiliki komposisi lemak yang lebih tinggi. Dalam jangka panjang, kondisi ini dapat menyebabkan pengerasan hati jika tidak ditangani dengan baik dan tepat.

4. Gangguan Ginjal
Penumpukan plak pada pembuluh darah juga dapat menyebabkan gangguan pada organ ginjal, yaitu penurunan aliran darah ke ginjal. Kondisi ini bisa berujung pada penurunan fungsi ginjal.

Itulah 4 penyakit berat yang merupakan bahaya kolesterol tinggi untuk tubuh. Jadi, lebih baik mengontrol jumlah kolesterol yang ada di tubuh kita sejak sehat daripada direpotkan dengan buntut-buntut penyakit, bukan?

Baca juga: Bersihkan Pembuluh Darah dengan Makanan untuk Kesehatan Jantung Ini

 

Dapatkan update berita pilihan dan breaking news setiap hari dari Kompas.com. Mari bergabung di Grup Telegram "Kompas.com News Update", caranya klik link https://t.me/kompascomupdate, kemudian join. Anda harus install aplikasi Telegram terlebih dulu di ponsel.

Baca berita tanpa iklan. Gabung Kompas.com+
Sumber
Video rekomendasi
Video lainnya


Baca berita tanpa iklan. Gabung Kompas.com+
Rekomendasi untuk anda
27th

Tulis komentarmu dengan tagar #JernihBerkomentar dan menangkan e-voucher untuk 90 pemenang!

Syarat & Ketentuan
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Laporkan Komentar
Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.
Baca berita tanpa iklan. Gabung Kompas.com+
Baca berita tanpa iklan. Gabung Kompas.com+
Baca berita tanpa iklan. Gabung Kompas.com+
komentar di artikel lainnya
Baca berita tanpa iklan. Gabung Kompas.com+
Close Ads
Verifikasi akun KG Media ID
Verifikasi akun KG Media ID

Periksa kembali dan lengkapi data dirimu.

Data dirimu akan digunakan untuk verifikasi akun ketika kamu membutuhkan bantuan atau ketika ditemukan aktivitas tidak biasa pada akunmu.

Bagikan artikel ini melalui
Oke
Lengkapi Profil
Lengkapi Profil

Segera lengkapi data dirimu untuk ikutan program #JernihBerkomentar.