Jangan Lagi Ada Sulli yang Lain, Hindari 5 Ini Pada Orang yang Depresi

Kompas.com - 15/10/2019, 10:24 WIB
Mantan member f(x), Sulli, yang ditemukan meninggal dunia, Senin (14/10/2019). YonhapMantan member f(x), Sulli, yang ditemukan meninggal dunia, Senin (14/10/2019).

Jika temanmu berbicara tentang depresi yang mereka alami, kamu mungkin ingin merespons dengan kalimat seperti: "aku mengerti" atau "kita semua pernah mengalami itu". Tapi, kamu tak bisa mengatakan itu jika belum pernah mengalaminya. Sebab jawaban tersebut bisa mengecilkan perasaan mereka.

Depresi bukan sekadar sedih atau perasaan down. Depresi bisa terus menetap cukup lama dan berdampak pada banyak hal, seperti suasana hati, hubungan, pekerjaan, atau sekolah.

Membandingkan apa yang dialami temanmu dengan masalah orang lain sama sekali tidak akan membantu.

Membantu mereka memvalidasi rasa sakit yang dirasakan adalah apa yang dibutuhkan. Katakan kalimat seperti: "aku bisa membayangkan apa yang kamu alami. Aku tahu tidak bisa membuatmu merasa lebih baik, tapi ingatlah bahwa kamu tidak sendiri."

Baca juga: 7 Cara Sederhana Mengatasi Stres dan Kecemasan

5. Jangan paksa mereka melakukan pengobatan

Obat bisa membantu mengatasi depresi, tapi belum tentu bekerja bagi semua orang.

Beberapa orang tidak menyukai efek sampingnya dan lebih memilih mengobati depresi dengan terapi atau pengobatan alami. Bahkan jika kamu berpikir mereka butuh antidepresan, ingatlah bahwa memilih penanganan adalah hak pribadi seseorang.

Bagi sebagian orang, obat adalah kunci meraih ketenangan saat terapi dan melangkah ke arah pemulihan.

Bagaimana cara membantunya?

Depresi bisa meningkatkan risiko seseorang menghilangkan nyawanya atau melukai dirinya sendiri. Jadi, penting untuk mengetahui tanda-tandanya dan membantunya agar mereka tidak makin tenggelam.

Ketika mereka mengatakan atau mengisyaratkan keinginan bunuh diri, jangan anggap remeh. Tetaplah bersama mereka hingga perasaan ingin bunuh diri tak lagi ada. Pastikan mereka jauh dari senjata tajam atau obat-obatan terlarang.

Kamu mungkin khawatir membahas soal bunuh diri akan membuat mereka melakukannya. Namun, hal itu sebetulnya sangat membantu. Yang mereka butuhkan hanyalah didengarkan.

Ajak mereka untuk membicarakan masalahnya kepada terapis, jika hal itu belum dilakukan. Tawarkan bantuan untuk membuat perencanaan yang aman jika mereka sempat berpikir untuk merealisasikan dorongan untuk mengakhiri hidup.

Baca juga: Berkaca dari Sulli, Ini Cara Membantu Mereka yang Ingin Bunuh Diri

Halaman:
Dapatkan Voucher Belanja jutaan rupiah, dengan #JernihBerkomentar di bawah ini! *S&K berlaku
Ikut


Sumber Healthline
Dapatkan Voucher Belanja jutaan rupiah, dengan #JernihBerkomentar di bawah ini! *S&K berlaku
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Laporkan Komentar
Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.
komentar di artikel lainnya
Close Ads X