Cegah Osteoporosis di Usia Muda dengan Gerakan Yoga Sederhana

Kompas.com - 16/10/2019, 18:13 WIB
Instruktur yoga Astrid Amalia. KOMPAS.com/Nabilla TashandraInstruktur yoga Astrid Amalia.
|
Editor Wisnubrata

JAKARTA, KOMPAS.com - Osteoporosis atau pengeroposan tulang adalah penurunan kualitas dan kepadatan tulang yang mengakibatkan tulang menjadi rapuh, lebih sensitif dan mudah mengalami patah tulang (fraktur).

Osteoporosis memang merupakan penyakit degeneratif atau penyakit yang risikonya semakin tinggi seiring bertambahnya usia.

Namun, osteoporosis tak selalu dialami oleh orang-orang tua dan bisa terjadi di usia yang lebih muda karena sejumlah faktor risiko, terutama pada kelompok perempuan. Salah satunya karena kekurangan kalsium.

"Perempuan lebih berisiko, 40 persen perempuan usia produktif (15-64 tahun) kekurangan kalsium."

Hal itu diungkapkan oleh Medical Advisor PT Bayer Indonesia , dr. Suci Sutinah dalam talkshow yang diselenggarakan Lock&Lock dan CDR di kawasan Kebayoran Baru, Jakarta Selatan, Rabu (16/10/2019).

Lalu, apa saja kebiasaan harian yang meningkatkan risiko osteoporosis?

Beberapa di antaranya adalah faktor usia, menopause, berat badan yang tidak proporsional (di bawah normal), kekurangan asupan kalsium, kebiasaan merokok, minum alkohol, minuman bersoda, kafein, gangguan hormonal, genetika, riwayat melahirkan dan menyusui, serta aktivitas fisik yang rendah.

Salah satu olahraga terbaik yang dilakukan untuk mencegah osteoporosis adalah dengan gerakan yoga.

Instruktur yoga Astrid Amalia saat memperagakan gerakan yoga sederhana di atas kursi untuk mencegah osteoporosis.KOMPAS.com/Nabilla Tashandra Instruktur yoga Astrid Amalia saat memperagakan gerakan yoga sederhana di atas kursi untuk mencegah osteoporosis.
Instruktur yoga dan penulis buku "Tetap Sehat dengan Yoga", Astrid Amalia menjelaskan, gerakan-gerakan yoga dapat menguatkan tulang dan otot dengan cara yang sangat aman bagi siapapun, termasuk yang sudah terkena osteoporosis.

"Yoga adalah olahraga yang pelan, semua orang bisa melakukan dan levelnya bisa disesuaikan dengan kemampuan," kata Astrid.

Gerakan yoga untuk mencegah osteoporosis bahkan tak perlu menggunakan matras. Cukup memanfaatkan kursi dan bisa dilakukan dimana saja dengan waktu yang disesuaikan dengan kesibukan setiap orang.

Instruktur yoga Astrid Amalia saat memperagakan gerakan yoga sederhana di atas kursi untuk mencegah osteoporosis.KOMPAS.com/Nabilla Tashandra Instruktur yoga Astrid Amalia saat memperagakan gerakan yoga sederhana di atas kursi untuk mencegah osteoporosis.
Beberapa gerakan sederhananya di antaranya:

  • Duduk tegak dengan bahu bersadar ke kursi dan kepala tegak agar peredaran darah lancar.
  • Duduk menyila di atas kursi. Posisi ini baik untuk membuka bagian pinggang sehingga melatih otot pinggang, lutut dan kaki. Gerakan lutut naik-turun jika mampu.
  • Duduk di ujung kursi. Buka bahu dan busungkan dada dengan tangan meraih ke belakang memegang kursi. Posisi kaki terbuka selebar panggul dan menekan lantai. Secara perlahan tekuk badan ke atas dan tahan beberapa saat. Latihan perut ini baik untuk memperlancar penyerapan nutrisi. Selain baik untuk perut, gerakan ini juga melatih bahu dan lutut.
  • Masih duduk di ujung kursi, buka kaki selebar panggul. Letakkan tangan di atas paha sambil menarik nafas, lalu buang nafas sambil berdiri. Gerakan ini baik untuk lutut, paha, kaki, serta memperlancar aliran darah.

Dapatkan Smartphone dan Voucher Belanja dengan #JernihBerkomentar di artikel ini! *S&K berlaku


Dapatkan Smartphone dan Voucher Belanja dengan #JernihBerkomentar dibawah ini! *S&K berlaku
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Laporkan Komentar
Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.
komentar di artikel lainnya
Close Ads X