Traveling Lebih Membahagiakan Dibandingkan Hari Pernikahan

Kompas.com - 17/10/2019, 07:29 WIB
Ilustrasi ShutterstockIlustrasi

Intinya, mereka menilai pengalaman baru lebih berharga daripada barang-barang yang mereka kumpulkan dalam hidup.

Selain itu, 56 persen responden survei menyatakan siap mengorbankan godaan membeli baju dan gawai idaman demi kesempatan traveling. Bahkan, 48 persen partisipan mengatakan tak masalah menunda rencana perbaikan rumah untuk pergi liburan.

Lalu, apa yang menyebabkan banyak orang rela mengorbankan banyak hal demi traveling dan menyatakan traveling adalah salah satu aktivitas paling menyenangkan dalam hidup?

Menurut para ilmuwan, alasannya adalah hormon endorfin dan oksitosin. Dua hormon tersebut bertanggung jawab atas suasana hati kita.

Baca juga: Yuk, Mulai Traveling Tanpa Jejak Sampah

Olahraga dan aktivitas fisik mendorong pengeluaran dua hormon tersebut. Riset juga membuktikan bahwa traveling juga membantu pelepasan hormon endorfin dan oksitosin lewat banyak sekali cara. Salah satunya melibatkan banyak penhalaman baru dan gerakan fisik konstan bagi setiap individu.

Itulah mengapa, bepergian bisa membuat seseorang bahagia.

Nah, bagaimana denganmu, apakah traveling juga bikin kamu bahagia?

Halaman:
Menangkan e-Voucher Belanja total jutaan rupiah. Kumpulkan poin di Kuis Hoaks/Fakta. *S&K berlaku
Ikut


Dapatkan Voucher Belanja jutaan rupiah, dengan #JernihBerkomentar di bawah ini! *S&K berlaku
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Laporkan Komentar
Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.
komentar di artikel lainnya
Close Ads X