Bakar Lemak Dua Kali Lipat dengan Olahraga Sebelum Sarapan

Kompas.com - 20/10/2019, 12:13 WIB
Ilustrasi olahraga shutterstockIlustrasi olahraga

KOMPAS.com - Umumnya orang akan berolahraga pagi setelah makan satu atau dua jam. Namun, menurut riset terbaru, olahraga sebelum sarapan justru lebih baik bagi tubuh.

Dilansir laman Nypost, selama enam minggu, para ilmuwan di Inggris melacak kemajuan penurunan berat badan dari 30 pria kelebihan berat badan dan obesitas yang telah dibagi menjadi tiga kelompok: mereka yang makan pagi sebelum berolahraga; mereka yang makan sesudahnya; dan kelompok kontrol yang tidak membuat perubahan gaya hidup.

Selain waktu olahraga yang terbalik, rutinitas latihan seluruh peserta penelitian dan asupan makanan adalah sama.

Para peneliti menemukan, mereka yang melakukan aktivitas fisik sebelum makan makanan pertama mereka pada hari itu "membakar dua kali lipat jumlah lemak" dibandingkan dengan kelompok yang berolahraga setelah sarapan, menurut Dr. Javier Gonzalez dari University of Bath.

Baca juga: Efektif Bakar Lemak dengan Berenang, Yuk...

"Mengubah  waktu makan dalam kaitannya dengan berolahraga dapat membawa perubahan besar dan positif bagi kesehatan secara keseluruhan," kata Gonzalez dalam sebuah pernyataan .

Peningkatan dalam pembakaran lemak terjadi karena kadar insulin kita lebih rendah di pagi hari.

Setelah berpuasa saat tidur, tubuh menggunakan lemak yang sudah tersimpan di jaringan untuk energi, daripada beralih ke makanan yang hanya dikonsumsi untuk energi.

Meskipun temuan ini tidak menyebabkan perbedaan dalam penurunan berat badan, hasil itu mengungkapkan efek kesehatan yang "mendalam dan positif" dengan membantu menjaga gula darah tetap terkendali, menangkal diabetes dan penyakit jantung.

"Kelompok yang berolahraga sebelum sarapan meningkatkan kemampuan mereka untuk merespon insulin, yang lebih luar biasa mengingat kedua kelompok latihan kehilangan jumlah berat yang sama dan keduanya mendapatkan jumlah kebugaran yang sama," kata Gonzalez.

"Satu-satunya perbedaan adalah waktu asupan makanan."

Baca juga: 4 Tips Mudah Bakar Lemak Kurang dari 15 Menit Sehari, Mau Coba?

Selain itu, kelompok yang berolahraga sebelum sarapan menjadi lebih baik seiring berjalannya waktu di mana otot-otot mereka merespons insulin dengan lebih sensitif, dan menunjukkan peningkatan protein yang membantu mengatur glukosa dalam aliran darah.

Sementara itu, mereka yang berolahraga setelah sarapan menunjukkan respons insulin yang serupa dengan kelompok kontrol, yang artinya latihan mereka tidak terlalu efektif dalam hal tersebut.

"Olahraga dalam keadaan puasa semalam dapat meningkatkan manfaat kesehatan tanpa mengubah intensitas, durasi atau persepsi upaya mereka," kata rekan penulis studi Dr. Gareth Wallis dari University of Birmingham .

Dapatkan Smartphone dan Voucher Belanja dengan #JernihBerkomentar di artikel ini! *S&K berlaku


Sumber NYPost
Dapatkan Smartphone dan Voucher Belanja dengan #JernihBerkomentar dibawah ini! *S&K berlaku
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Laporkan Komentar
Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.
komentar di artikel lainnya
Close Ads X