Kompas.com - 20/10/2019, 20:27 WIB
Ibu Negara Iriana bersama Mufidah dan Wury tiba sebelum acara  pelantikan presiden dan wakil presiden di Komplek Parlemen, Senayan, Jakarta, Minggu (20/10/2019) KOMPAS.com/GARRY LOTULUNGIbu Negara Iriana bersama Mufidah dan Wury tiba sebelum acara pelantikan presiden dan wakil presiden di Komplek Parlemen, Senayan, Jakarta, Minggu (20/10/2019)

JAKARTA, KOMPAS.com - Iriana tampil anggun mengenakan baju kurung ketika pelantikan sang suami, Joko Widodo sebagai Presiden RI 2019-2024. 

Penampilan cantik Iriana saat pelantikan presiden tak lepas dari pilihan busana perempuan berusia 56 tahun tersebut.

Pilihan busana ibu negara berbeda dengan pilihan 5 tahun lalu ketika pelantikan Jokowi sebagai presiden periode pertama. Kala itu, Iriana memakai kebaya kutu baru yang membuat penampilan sederhananya dipuji publik.

Desainer Indonesia Didiet Maulana pun menyebut Ibu Negara bakal membuat baju kurung kian populer di masyarakat Indonesia.

Hassan (2016) dalam penelitiannya, menyebut baju kurung adalah jenis pakaian tradisional yang digunakan oleh keturunan Melayu di Nusantara.

Baju kurung disebut menjadi pakaian tradisional di beberapa wilayah di Indonesia, seperti Jambi, Riau dan Padang.

Dijelaskan oleh Didiet, baju kurung adalah khas Sumatera dengan ciri bukaan belakang.

Presiden Joko Widodo (kedua kanan) didampingi Ibu Negara Iriana Joko Widodo (kanan) menyambut kunjungan kehormatan Perdana Menteri Republik Singapura Lee Hsien Loong beserta istrinya Ho Ching di Istana Merdeka, Jakarta, Minggu (20/10/2019). Presiden Joko Widodo bertemu dengan sejumlah kepala negara sebelum dilantik sebagai Presiden 2019-2024.ANTARA FOTO/PUSPA PERWITASARI Presiden Joko Widodo (kedua kanan) didampingi Ibu Negara Iriana Joko Widodo (kanan) menyambut kunjungan kehormatan Perdana Menteri Republik Singapura Lee Hsien Loong beserta istrinya Ho Ching di Istana Merdeka, Jakarta, Minggu (20/10/2019). Presiden Joko Widodo bertemu dengan sejumlah kepala negara sebelum dilantik sebagai Presiden 2019-2024.
Salah satu daerah di Indonesia yang disebut Didiet erat dengan baju kurung adalah Padang, yang juga adalah etnis Minang. Di daerah tersebut, orang biasa mengenal sebagai baju kurung Basiba.

Dalam tulisan Devi yang dimuat Harian Umum Singgalang Kolom Bendang pada Minggu (24/3 2019), lalu diunggah Kemendikbud, definisi baju kurung basiba, merupakan pakaian adat khas perempuan Minangkabau yang bentuknya longgar dan panjang sampai ke lutut.

Ciri khas busana ini mempunyai siba, kikik pada ketiak dan lengannya panjang sampai lengan, leher tanpa kerah dan bagian depan sedikit dibelah sebatas dada.

Masih dalam tulisan tersebut, disebutkan orang muda Minang dianggap kurang memerhatikan baju kurung basiba, bahkan terkesan menunjukkan siluet ketat. P

adahal, baju kurung basiba disebut tidak memperlihatkan lekuk tubuh yang bertujuan menjaga aurat perempuan.

Ciri khas dari baju kurung lainnya adalah kain yang disampirkan atau diliit. Menurut Didiet, kain tersebut bagian dari menutup lekuk tubuh pemakainya.

Ada pun tujuan pemakaian, baju kurung biasa digunakan untuk acara-acara resmi seperti upacara atau pernikahan.

Kreasi baju kurung

Istri Menteri Sosial Loemongga Haoemasan, terlihat mengenakan baju kurung bernuansa merah karya perancang Didiet Maulana, di Komplek Istana Jakarta, Sabtu (17/8/2019).  DOKUMENTASI DIDIET MAULANA Istri Menteri Sosial Loemongga Haoemasan, terlihat mengenakan baju kurung bernuansa merah karya perancang Didiet Maulana, di Komplek Istana Jakarta, Sabtu (17/8/2019).
Sebagai desainer yang konsisten mengangkat kain nusantara, Didiet antara lain pernah mendesain baju kurung untuk Loemongga Haoemasan, istri Menteri Sosial Agus Gumiwang Kartasasmita.

Dalam penjelasannya kepada Kompas.com, Didiet menyebut pilihan gaya itu diambil karena Loemongga memiliki darah Minang.

Ia mengaku, merancang baju kurung membawanya kembali ke awal tahun 2011, ketika dia sedang melakukan riset tentang busana nasional Indonesia dan membuatnya banyak belajar tentang kain tenun dan songket Padang.

 

Dapatkan update berita pilihan dan breaking news setiap hari dari Kompas.com. Mari bergabung di Grup Telegram "Kompas.com News Update", caranya klik link https://t.me/kompascomupdate, kemudian join. Anda harus install aplikasi Telegram terlebih dulu di ponsel.



Video Pilihan

Rekomendasi untuk anda
26th

Tulis komentarmu dengan tagar #JernihBerkomentar dan menangkan e-voucher untuk 90 pemenang!

Syarat & Ketentuan
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Laporkan Komentar
Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.
komentar di artikel lainnya
Close Ads X
Lengkapi Profil
Lengkapi Profil

Segera lengkapi data dirimu untuk ikutan program #JernihBerkomentar.