Kompas.com - 23/10/2019, 13:05 WIB
Ilustrasi remaja bercengkrama ISTOCKPHOTO/FERLISTOCKPHOTOIlustrasi remaja bercengkrama

Ketua tim ahli pengembangan modul, Prof Sri Anna Marliyati mengungkapkan, 53 persen remaja mengalami defisiensi energi berat, dan 48 persen defisiensi protein berat.

"Risiko lebih besar terjadi pada remaja putri, para calon ibu, di mana defisiensi gizi akan berdampak pada kesehatan ibu dan buah hati selama masa kehamilan dan melahirkan seperti anak lahir dengan berat badan lahir rendah," katanya.

Program pengembangan modul edukasi gizi remaja ini, bertujuan untuk meningkatkan pemahaman remaja tentang gizi seimbang dan pola konsumsi makanan yang tepat.

Modul yang dikembangkan akan meliputi tentang perkembangan fisik, biologis, psikis dan sosial serta tentang kecukupan gizi dan penerapannya.

Pelatihan akan dilakukan dengan pendekatan peer to peer, dan dikembangkan dengan saluran komunikasi sosial yang aktif dan interaktif.

Sementara itu, Karyanto Wibowo, Sustainable Development Director Danone mengungkapkan, pihaknya berusaha melakukan berbagai upaya edukasi tentang pentingnya pemenuhan gizi di masa-masa penting kehidupan, termasuk dalam masa seribu hari pertama sebagai investasi penting kesehatan ibu dan anak di masa depan.

“Kami berharap, dengan mengedukasi pentingnya gizi seimbang mulai usia remaja, kita dapat mempersiapkan calon orangtua dengan pengetahuan tentang gizi yang lebih baik, agar mereka dapat meningkatkan kualitas kesehatan diri dan keluarga mereka kelak di masa depan," ujar Karyanto.

Dapatkan informasi, inspirasi dan insight di email kamu.
Daftarkan email

Baca juga: Perbaikan Gizi Anak Stunting Perlu Diteruskan Setelah Usia 2 Tahun

Dapatkan update berita pilihan dan breaking news setiap hari dari Kompas.com. Mari bergabung di Grup Telegram "Kompas.com News Update", caranya klik link https://t.me/kompascomupdate, kemudian join. Anda harus install aplikasi Telegram terlebih dulu di ponsel.

Halaman:


Rekomendasi untuk anda
26th

Ada hadiah voucher grab senilai total Rp 6.000.000 dan 1 unit smartphone.

Tulis komentarmu dengan tagar #JernihBerkomentar.

Syarat & Ketentuan
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Laporkan Komentar
Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.
komentar di artikel lainnya
Close Ads X
Lengkapi Profil
Lengkapi Profil

Segera lengkapi data dirimu untuk ikutan program #JernihBerkomentar.