Menghadapi Ulah Anak 2 Tahun yang Sering Bikin Frustrasi Orangtua

Kompas.com - 24/10/2019, 08:09 WIB
. SHUTTERSTOCK.

KOMPAS.com – Memiliki anak usia balita terkadang jadi tantangan baru bagi orangtua. Selain sering terhibur dan kagum dengan kemampuannya yang meningkat, kita juga kerap jengkel dengan berbagai ulahnya.

Anak-anak usia dua tahun juga biasanya mulai menunjukkan sikap menentang, senang mengganggu, dan agresif. Misalnya saja mereka gemar merengek, keras kepala, dan tidak berhenti nangis sebelum keinginannya dipenuhi.

Perilaku balita ini bisa hanya sementara atau berlanjut semakin ia besar.

Itu sebabnya ada istilah “teribble two” untuk segala polah tingkah anak berusia dua tahun. Meski sebenarnya di usia tiga, empat, dan lima tahun pun, mereka tetap berulah.

Segala polah tingkah balita itu kerap membuat orangtua pusing cara menghadapinya.

Memang ada orangtua yang bisa menangani perilaku balitanya dengan sabar dan tenang. Namun, kesabaran itu pun dengan mudah hilang dan berganti menjadi teriakan dan hukuman pada anak.

Pada dasarnya perilaku anak dan teknik pola asuh orangtua saling memengaruhi. Menghadapi si balita yang selalu berulah memang butuh seni parenting yang fleksibel tergantung pada situasi.

Sebagai contoh, menghadapi anak yang sering merengek bahkan tantrum, jangan buru-buru memenuhi keinginannya. Sesekali, biarkan ia belajar mengatasi sendiri tantrumnya, karena jika selalu dituruti ia akan belajar bahwa perilakunya itu merupakan cara mendapat perhatian orangtuanya.

Menurut penelitian, orangtua yang bisa bersikap disiplin namun tetap suportif bisa mengurangi segala ulahnya.

Baca juga: Jangan Panik, Lakukan Ini di Rumah Saat Anak Demam

 

Dapatkan Smartphone dan Voucher Belanja dengan #JernihBerkomentar di artikel ini! *S&K berlaku


Dapatkan Smartphone dan Voucher Belanja dengan #JernihBerkomentar dibawah ini! *S&K berlaku
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Laporkan Komentar
Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.

Terkini Lainnya

komentar di artikel lainnya
Close Ads X