Kompas.com - 24/10/2019, 17:30 WIB
Ilustrasi Stretch Mark shutterstockIlustrasi Stretch Mark

JAKARTA, KOMPAS.com - Stretch mark merupakan masalah kulit utama bagi ibu hamil atau yang baru melahirkan.

Guratan garis berwarna putih hingga kehitaman biasanya muncul di sekitar pinggul, perut, bokong, hingga paha atas.

Garis-garis ini terjadi karena kulit mengalami peregangan dalam waktu relatif cepat dan melebihi kemampuan elastisitas kulit selama kehamilan.

Pertambahan berat badan secara signifikan pada saat hamil juga menjadi salah satu faktor munculnya stretch mark.

Head of Medical And Training ZAP Clinic, dokter Dara Ayuningtyas mengungkapkan, kulit memiliki batas maksimal untuk meregang.

Jika melampaui batas, produksi kolagen tidak lagi sanggup untuk memperbarui jaringan penghubung kulit. Akibatnya kulit seolah pecah dan timbul garis-garis stretch mark.

Keberadaan stretch mark bisa mengurangi rasa percaya diri. Jika sebelumnya bebas mengenakan bikini atau rok mini, banyak perempuan tidak lagi merasa percaya diri dengan penampakan kulitnya.

Stretch mark juga sering menimbulkan rasa tidak nyaman, karena kemunculan stretch mark biasanya diikuti dengan rasa gatal yang menjalar di kulit.

Ada sejumlah produk yang dapat meringankan stretch mark seperti krim, gel, oil hingga bahan-bahan alami.

Namun penggunaannya harus dimulai secara rutin sejak awal kehamilan hingga setelah melahirkan.

Halaman:


Rekomendasi untuk anda
25th

Tulis komentar dengan menyertakan tagar #JernihBerkomentar dan #MelihatHarapan di kolom komentar artikel Kompas.com. Menangkan E-Voucher senilai Jutaan Rupiah dan 1 unit Smartphone.

Syarat & Ketentuan
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Laporkan Komentar
Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.
komentar di artikel lainnya
Close Ads X