Kanye West Bakal Bawa Produksi Yeezy Kembali ke AS Tahun 2021

Kompas.com - 28/10/2019, 08:41 WIB
Kanye West Getty Images / Rich FuryKanye West
|
Editor Wisnubrata

KOMPAS.com - Perang dagang antara AS dan China nampaknya memengaruhi perspektif Kanye West soal manufaktur sepatu Yeezy.

Dilansir laman Highsnobiety, Kanye mengungkapkan rencana untuk membawa produksi Yeezy ke AS pada tahun 2021. Saat ini, sebagian besar Yeezy dibuat di China.

"Kami membawa manufaktur kembali ke Amerika Serikat dalam dua tahun ke depan," kata suami Kim Kardashian West.

"Kita akan membawa YEEZY kembali ke Amerika."

Kanye bercerita, semula ia membangun pabrik di Canoga, California, namun pembangunan itu tak berjalan sesuai rencana. 

"Tiga puluh persen dari mesin masih dalam penyimpanan, dan tidak pernah dibangun sepenuhnya," katanya.

Selain pemindahan manufaktur, Kanye juga berencana mempekerjakan mantan tahanan di pabrik-pabrik Yeezy barunya.

"Kami akan mempekerjakan orang melalui (semangat) reformasi penjara."

Seperti workshop Louis Vuitton Texas, menciptakan pekerjaan baru adalah salah satu alasan utama Kanye West untuk memindahkan produksi.

"Kita (selalu) berkata, 'Mari kita produksi di luar negeri' karena sepertinya lebih mudah. Bagi saya, sebagai pendiri, sangat penting untuk membawa pekerjaan ini kembali ke Amerika Serikat," ujar Kanye.

Dapatkan Smartphone dan Voucher Belanja dengan #JernihBerkomentar di artikel ini! *S&K berlaku


Dapatkan Smartphone dan Voucher Belanja dengan #JernihBerkomentar dibawah ini! *S&K berlaku
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Laporkan Komentar
Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.
komentar di artikel lainnya
Close Ads X