Kompas.com - 30/10/2019, 05:05 WIB
Ilustrasi olahraga DragonImagesIlustrasi olahraga
Editor Wisnubrata
  • Menjaga berat badan ideal yang wajar
  • Menguatkan tulang
  • Meringankan gerakan tubuh sehari-hari
  • Menjaga tekanan dan gula darah
  • Meningkatkan kekuatan dan massa otot

Walau push up dianggap sebagai olahraga sederhana, ada banyak variasinya yang bisa kamu coba, berikut ini.

  • Push up standar. Ini adalah push up yang sering kita lihat di gym atau televisi. Kedua tangan menyentuh lantai, sejajar dengan bahu. Kemudian, tubuh bergerak ke atas dan bawah.
  • Push up lebar. Berbeda dengan push up standar, push up lebar ini mengharuskan kedua tangan tidak sejajar dengan bahu, alias lebih lebar.
  • Push up sempit. Push up ini mengharuskan kedua tangan berada di bawah tulang dada, dengan ibu jari dan telunjuk saling menyentuh.
  • Forward push up. Tangan terpisah selebar bahu tapi peletakan tangannya sekitar 20 centimeter di depan bahu.
  • Backward push up. Variasi ini sama seperti forward push up, namun peletakan tangannya sekitar 20 sentimeter di belakang bahu.

Masing-masing jenis push up memiliki manfaatnya tersendiri. Push up sempit bisa memberikan otot tricep dan pectoralis. Sedangkan forward dan backward push up memberikan otot perut untuk membentuk perut six pack serta otot punggung.

Perlu diketahui, menurut studi, backward push up menjadi jenis push up yang paling bermanfaat untuk meningkatkan kondisi serta kekuatan tubuh bagian atas. Sedangkan push up sempit dipercaya paling tepat dilakukan saat Andkita ingin memiliki otot tricep.

Meningkatkan kesehatan jantung

Dalam sebuah studi yang dilakukan selama 10 tahun, peneliti menemukan bahwa pria yang bisa melakukan push up sebanyak 40 kali berturut-turut, terhindar dari penyakit jantung sebanyak 96% dibandingkan dengan mereka yang tidak bisa push up, sebanyak 10 kali.

Para pria yang ada dalam studi ini kebanyakan berusia di bawah 40 tahun, dan memiliki berat badan berlebihan, namun tidak sampai obesitas. Sekitar 1.562 pria yang berada di dalam studi ini merupakan anggota pemadam kebakaran.

Studi ini juga membuktikan, pembentukan serta penguatan otot mampu menyehatkan jantung.

Jika kamu tidak bisa melakukan push up sebanyak 40 kali, jangan khawatir. Para peneliti dalam studi itu saja menegaskan, jika sudah bisa melakukan push up 11 kali, artinya kamu sudah menurunkan risiko penyakit jantung sampai 64%.

Walau studi ini fokus pada push up, jangan membatasi diri untuk melakukan olahraga lain yang dapat dilakukan di rumah, seperti plank. Pasalnya, dengan berolahraga, walau sebentar, kita akan merasakan segudang manfaat.

Baca juga: Jumlah Push Up untuk Jantung Sehat

Meningkatkan jumlah hormon pertumbuhan manusia

Halaman:


Video Pilihan

Sumber

Rekomendasi untuk anda
26th

Tulis komentarmu dengan tagar #JernihBerkomentar dan menangkan e-voucher untuk 90 pemenang!

Syarat & Ketentuan
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Laporkan Komentar
Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.
komentar di artikel lainnya
Close Ads X
Lengkapi Profil
Lengkapi Profil

Segera lengkapi data dirimu untuk ikutan program #JernihBerkomentar.