Memilih Produk Skincare Sesuai Kebutuhan Kulit Lewat Tes DNA

Kompas.com - 31/10/2019, 07:05 WIB
Salah satu partisipan di Cosmetics & Beauty Expo Osong Korea, PI-Gene menawarkan Genecode28, produk perawatan kulit yang personal dengan tes DNA untuk mengetahui kondisi dan kebutuhan kulit. KOMPAS.com /BestariSalah satu partisipan di Cosmetics & Beauty Expo Osong Korea, PI-Gene menawarkan Genecode28, produk perawatan kulit yang personal dengan tes DNA untuk mengetahui kondisi dan kebutuhan kulit.

CHUNGCHEONG, KOMPAS.com - Dari sekian banyak produk skincare yang unjuk keunggulan di Cosmetics & Beauty Expo Osong Korea 2019 beberapa waktu lalu, ada satu yang cukup menarik perhatian.

Menghadirkan inovasi baru di dunia skincare, Genecode28 dari PI-Gene menawarkan produk perawatan kulit yang personal dengan menyesuaikan kondisi dan kebutuhan kulit.

Menariknya, untuk mengetahui kondisi dan kebutuhan kulit setiap customers, mereka tak sekedar melakukan pengecekan kulit, tapi melalui tes DNA (deoxyribonucleic acid atau asam deoksiribonukleat).

Di mana melalui tes DNA ini, kita dapat mengetahui bukan hanya kondisi kulit tapi juga kondisi tubuh secara keseluruhan.

Dari tes tersebut bisa terlihat bagaimana warna kulit, tanda-tanda penuaan, kondisi rambut, dan sebagainya.

Baca juga: Cek Risiko Penyakit dan Gaya HIdup dengan Tes DNA

Salah satu partisipan di Cosmetics & Beauty Expo Osong Korea, PI-Gene menawarkan Genecode28, produk perawatan kulit yang personal dengan tes DNA untuk mengetahui kondisi dan kebutuhan kulit.Kompas.com/Bestari Salah satu partisipan di Cosmetics & Beauty Expo Osong Korea, PI-Gene menawarkan Genecode28, produk perawatan kulit yang personal dengan tes DNA untuk mengetahui kondisi dan kebutuhan kulit.

Menurut Lim Jae Sung, General Manager PI-Gene JJ Global, hal pertama yang harus dilakukan adalah melakukan tes DNA untuk mengetahui produk mana yang cocok dengan kondisi kulit.

Karena itu, produk ini sangat personal, sehingga penerapannya antara satu orang dengan yang lain tak akan sama.

“Genecode28 bukan sekedar kosmetik, tapi kami menyebutnya cosmeticeutical, di mana cosmetic dan pharmaceutical bergabung menjadi satu. Sehingga kualitas produk skincare ini tak main-main karena sudah melalui proses penelitian,” kata Jae Sung saat ditemui di Cosmetics & Beauty Expo Osong, di Korea (24/10/2019).

Tes DNA dilakukan dengan mengambil sampel air liur, kemudian hasilnya akan dikirimkan ke pusat farmasi perusahaan kami dan dievaluasi untuk menentukan produk mana saja yang cocok untuk si A, si B, si C,” lanjutnya.

Untuk melakukan proses tes DNA, setiap orang harus merogoh kocek 140 USD atau sekitar Rp 2 juta dan memakan waktu dua minggu hingga hasilnya keluar.

Baca juga: Tren Kecantikan Terkini, Uji DNA Kulit

Setelah hasil tes DNA keluar, setiap customer akan mendapatkan satu boks berisi satu botol besar Base dan empat botol ampoule yang kandungan dan fungsinya sudah disesuaikan dengan hasil evaluasi tes DNA. Satu boks skincare ini dibanderol seharga 99 USD atau sekitar Rp 1.4 juta.

“Kami baru memroduksi dan memasarkan produk ini bulan April 2019 dan sudah terjual sekitar lima ribu boks skincare,” ungkap Jae Sung.

“Sejauh ini semua customers merasa puas dengan hasilnya. Ya, itu karena skincare-nya sudah disesuaikan dengan kebutuhan dan kondisi kulit mereka. Tidak lagi ditentukan hanya dengan perkiraan mana yang cocok. Sehingga hasilnya tentu lebih efektif,” pungkasnya.

Sayangnya, hingga saat ini Genecode28 belum bisa didapatkan di luar Korea. Pasalnya, proses pengecekan DNA masih harus dilakukan di Korea.

Baca juga: Ternyata, DNA Tak Berpengaruh terhadap Pilihan Pola Diet

Dapatkan Smartphone dan Voucher Belanja dengan #JernihBerkomentar di artikel ini! *S&K berlaku


Dapatkan Smartphone dan Voucher Belanja dengan #JernihBerkomentar dibawah ini! *S&K berlaku
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Laporkan Komentar
Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.
komentar di artikel lainnya
Close Ads X