Kenali Manfaat Mendengarkan Musik untuk Kesehatan

Kompas.com - 02/11/2019, 11:20 WIB
Ilustrasi mendengarkan musik shutterstockIlustrasi mendengarkan musik
Editor Wisnubrata

KOMPAS.com - Jika ingin melatih kekuatan fisik, lakukan olahraga. Namun apabila hendak mengasah kekuatan otak, dengarkanlah musik. Mengapa begitu? Sebab, manfaat mendengarkan musik untuk kesehatan otak maupun tubuh secara keseluruhan, sangatlah besar.

Musik, dinilai dapat membantu meredakan stres, membuat kita merasa menjadi lebih semangat, dan bahkan dapat membantu meredakan nyeri. Siapa sangka, menjaga kesehatan bisa dilakukan dengan cara yang begitu menyenangkan.

Mulai dari kesehatan mental hingga fisik, berikut ini penjelasan lebih lengkap mengenai manfaat mendengarkan musik untuk tubuh kita.

1. Bantu redakan stres

Kamu mungkin sering mengalami, saat sedang stres lalu mendengarkan lagu kesukaan, pikiran kemudian berangsur menjadi lebih tenang. Hal ini bukanlah suatu kebetulan dan ada penjelasan ilmiah dibaliknya.

Mendengarkan musik, rupanya dapat menurunkan kadar kortisol di tubuh. Kortisol adalah hormon yang bertanggung jawab sebagai respons terhadap stres.

Musik juga dapat memberikan pengaruh pada aktivitas fisiologis di tubuh, seperti detak jantung, suhu tubuh, hingga tekanan darah.

Musik dengan tempo yang lambat, dinilai dapat menurunkan jumlah detak jantung, laju pernapasan, dan tekanan darah. Sementara itu, musik dengan tempo yang cepat memiliki efek sebaliknya.

Baca juga: Obati Stres Hingga Terapi Psikologis, Musik Membawa Banyak Manfaat

Ilustrasi menyanyishutterstock Ilustrasi menyanyi
2. Meringankan gangguan kecemasan

Bagi orang yang memiliki riwayat mengalami gangguan kecemasan ringan hingga parah, mendengarkan musik bisa membuat lebih rileks. Sebab, musik dapat menjadi pengalih perhatian yang baik.

Manfaat mendengarkan musik yang satu ini juga dirasakan oleh para pasien kanker yang sedang menjalani perawatan. Dengan musik, pasien akan merasa lebih tenang, sehingga komunikasi dengan orang-orang terdekat selama perawatan pun bisa lebih lancar.

Musik juga dapat meningkatkan kenyamanan, selama perawatan kanker berlangsung, dengan membuat suasana perawatan menjadi lebih baik.

Baca juga: Apa Jenis Musik Cocok Digunakan Sebagai Pengantar Tidur?

3. Meningkatkan kemampuan kognitif

Mendengarkan musik dan memainkan alat musik, berkaitan erat dengan meningkatnya fungsi kognitif dan intelektual di diri seseorang.

Sehingga, saat kita sedang mengerjakan sesuatu yang bersifat kognitif seperti menulis atau membaca, tidak ada salahnya untuk melakukannya sambil mendengarkan musik.

4. Baik untuk diet

Manfaat mendengarkan musik yang satu ini memang tidak disangka-sangka. Diet dan musik bisa berhubungan, karena melalui aktivitas mendengarkan musik dengan tempo yang lambat dan penerangan remang, kita akan merasa lebih rileks. Sehingga, kita akan makan dengan lebih pelan dan cepat menyadari rasa kenyang.

Baca juga: Volume Suara Musik Pengaruhi Pilihan Makanan di Restoran

5. Bisa meredakan nyeri

Meski hubungan antara musik dan hilangnya rasa nyeri belum terlalu jelas, para ahli percaya hal ini ada kaitannya dengan produksi opioid di otak.

Opioid adalah suatu komponen di otak yang dapat bertindak sebagai pereda nyeri alami.

6. Meningkatkan daya ingat

Bagi sebagian orang, belajar sambil mendengarkan musik bisa mempermudah mengingat topik pelajaran. Tentu saja, hal ini tergantung dari jenis musik dan selera dari masing-masing orang.

Ilustrasi mendengarkan musikshutterstock Ilustrasi mendengarkan musik
7. Tidur menjadi lebih nyenyak

Terapi menggunakan musik, dinilai efektif untuk meredakan gangguan tidur seperti insomnia. Mendengarkan musik klasik yang rileks, dapat membuat tidur menjadi lebih nyenyak.

8. Memperbaiki suasana hati

Baik itu musik klasik, dangdut, atau pop, mendengarkan lagu kesukaan, terbukti dapat memperbaiki suasana hati yang buruk.

Sebab, mendengarkan musik kesukaan akan memicu keluarnya dopamin di tubuh. Dopamin adalah suatu komponen kimia yang menimbulkan rasa senang dan bahagia.

Baca juga: Efek Berbagai Genre Musik Terhadap Mood Kita

9. Bantu redakan gejala depresi

Bagi para pengidap depresi, mendengarkan musik klasik dan musik yang biasa digunakan untuk meditasi dapat memberikan efek yang baik pada suasana hati. Sementara itu, jenis musik seperti metal dan tekno, tidak efektif untuk meredakan gejala depresi.

10. Meningkatkan stamina

Berolahraga sambil mendengarkan musik akan membuat kita lebih semangat dan berstamina. Saat lari misalnya, pilih musik yang irama ketukannya bisa diikuti.

Selain lari akan menjadi lebih bersemangat, stamina pun semain baik. Jadi, kita bisa olahraga lebih lama.

Baca juga: Manfaat Berolahraga Lari Sambil Mendengarkan Musik

Jenis musik apa yang efektif dalam memberikan manfaat untuk kesehatan?

Tren yang berkembang saat ini adalah, musik dengan irama yang cepat digunakan untuk olahraga dan musik dengan irama yang lambat digunakan untuk relaksasi.

Jika kamu cocok dengan pola yang demikian, maka silakan mengikutinya. Namun jika tidak, kamu bebas untuk memilih yang lain.

Menggunakan musik sebagai terapi adalah masalah selera dan tidak bisa selalu disamakan. Mungkin, kamu termasuk orang yang merasa lebih rileks saat mendengarkan musik rock, dibandingkan saat mendengar musik klasik.

Atau sebaliknya, mendengarkan musik rock justru akan membuat suasana hati menjadi lebih buruk.

Baca juga: Musik Metal dan Dampaknya Bagi Kesehatan, Baik atau Buruk?

Bagi beberapa orang, jenis musik tertentu bisa membangkitkan memori terdahulu, baik itu memori baik atau buruk. Sehingga, pertimbangan ini juga pasti akan dimasukkan saat menentukan jenis musik yang paling cocok untuk digunakan sebagai terapi.

Dapatkan Smartphone dan Voucher Belanja dengan #JernihBerkomentar di artikel ini! *S&K berlaku


Sumber
Dapatkan Smartphone dan Voucher Belanja dengan #JernihBerkomentar dibawah ini! *S&K berlaku
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Laporkan Komentar
Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.
komentar di artikel lainnya
Close Ads X