Emma Watson Bahagia dengan Status Lajangnya

Kompas.com - 05/11/2019, 17:39 WIB
Aktris Emma Watson menghadiri pemutaran perdana di Asia film The Beauty and The Beast di Shanghai, China, Senin (27/2/2017). AFP PHOTO / Johannes EISELEAktris Emma Watson menghadiri pemutaran perdana di Asia film The Beauty and The Beast di Shanghai, China, Senin (27/2/2017).

KOMPAS.com - Aktris Emma Watson merupakan tipe selebriti yang jarang membicarakan kehidupan cintanya. Namun, baru-baru ini dalam sebuah wawancara ia mengatakan tidak punya pacar.

Watson mengatakan bahwa ia tidak peduli dengan status lajangnya dan merasa bahagia. Kepada majalah British Vogue, ia mengaku rasa bahagianya itu tidak hadir tiba-tiba, namun dari pergulatan panjang.

“Aku tidak pernah percaya dengan omongan ‘Saya lajang yang bahagia’. Aku merasa itu hanya omong kosong. Butuh waktu lama bagiku untuk menyadari bahwa aku lajang dan bahagia. Aku menyebutnya menjadi partner bagi diri sendiri,” katanya.

Ia secara jujur mengatakan tekanan untuk mencapai tempat tertentu di usia 30 tahun sempat memengaruhinya.

Watson yang tahun depan akan berusia genap 30 tahun ini menyebut tahun 2019 cukup “berat” karena ia membayangkan hidupnya di usia 30.

“Aku merasa, mengapa semua orang begitu heboh dengan usia 30 tahun? Ini bukan hal besar. Setelah usia 29 tahun aku pun merasa stres dan cemas,” katanya.

 
 
 
View this post on Instagram
 
 

???? With the awareness generated by #metoo, there is an increased demand for support services as more people are emboldened to name what happened to them.??Rape Crisis Centres??offer much-needed support to people who have been assaulted across England and Wales (@rapecrisisew), but demand way outstrips supply.??This time last year, there were 6,355 survivors on Rape Crisis waiting lists and these can be as long as 14 months.?? This means that if a survivor calls to look for support they may be turned away... ????????? ?????? Successive UK governments have failed to fund life-saving services. There are just 44 Rape Crisis Centres in England and Wales. ???? But the Istanbul Convention (which our Government will soon ratify) sets out a minimum provision of support for victims of rape which would require that there be 150 Rape Crisis Centres in England and Wales. ???? It’s simply unacceptable that a country like mine falls so far short of the minimum standards set across Europe. ????????? ??????????? So on #IWD2019, I encourage you to sign Fern’s petition ????????LINK IN BIO????????and demand that Theresa May guarantees sustained ???? funding for rape crisis support services, ???? so the survivors of sexual violence can access the support they need. ????????? ????????????? tinyurl.com/FernsPetition ????????? ???????????????? These are the words of 25-year-old Fern Champion, who was raped in 2016 and has launched a petition ???? asking the Prime Minister to ensure that specialist rape counselling support is always available for everyone who seeks it: ????????? ???????? ???? “By not adequately funding support services this Government is telling survivors that their recovery does not matter and by extension that they do not matter. When you have been raped, the vital, life-saving counselling should just be there when you need it.” ?????????????????? ????????? ?? RAPE CRISIS NATIONAL HELPLINE: 0808 802 9999 (rapecrisis.org.uk)

A post shared by Emma Watson (@emmawatson) on Mar 8, 2019 at 12:19am PST

Aktris yang bermain film sejak usia 9 tahun ini menyadari bahwa ada pesan-pesan bawah sadar yang ia terima dari sekitarnya.

“Jika kamu belum punya rumah, belum punya suami, belum punya bayi, dan kamu berusia 30 tahun, maka kamu tidak aman, tidak punya karir yang stabil, dan masih mencari banyak hal. Itu sungguh kecemasan yang besar,” katanya.

Walau begitu, seiring dengan waktu, Watson akhirnya mulai menerima dan merayakan hidup yang dijalaninya sekarang. Terus membangun karirnya dan hidup pada saat ini.

 

Dapatkan Smartphone dan Voucher Belanja dengan #JernihBerkomentar di artikel ini! *S&K berlaku


Sumber ELLE
Dapatkan Smartphone dan Voucher Belanja dengan #JernihBerkomentar dibawah ini! *S&K berlaku
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Laporkan Komentar
Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.
komentar di artikel lainnya
Close Ads X