Pameran Perhiasan Internasional Jeweluxe Hadir di Jakarta

Kompas.com - 06/11/2019, 10:03 WIB
Aneka perhiasan mutiara dari merek perhiasan asal Italia, Utopia. Kompas.com/Lusia Kus AnnaAneka perhiasan mutiara dari merek perhiasan asal Italia, Utopia.

KOMPAS.com – Pameran perhiasan Jeweluxe hadir di Jakarta. Pameran yang berlangsung di Grand Hyatt Jakarta pada 5-7 November ini menghadirkan 9 merek perhiasan internasional dengan koleksinya yang terbatas.

Jeweluxe merupakan pameran perhiasan tahunan yang diadakan di Singapura. Menurut Nelson Lee dari Jeweluxe International, acara yang digelar setiap Oktober ini diikuti oleh hampir 85 brand perhiasan.

Perhiasan mewah yang dipamerkan di Jeweluxe Jakarta.Kompas.com/Lusia Kus Anna Perhiasan mewah yang dipamerkan di Jeweluxe Jakarta.
“Acaranya mirip dengan fashion week, tapi ini untuk perhiasan,” kata Nelson yang ditemui dalam acara pembukaan di Jakarta (5/11).

Ia mengatakan, pameran pertama Jeweluxe di Jakarta ini karena melihat potensi pasar yang cukup besar. Apalagi di ajang Jeweluxe Singapura cukup banyak pecinta perhiasan dari Indonesia yang hadir.

“Perhiasan bukan sekadar untuk mempercantik penampilan, tapi juga investasi yang bisa diturunkan dari generasi ke generasi. Perhiasan juga memiliki unsur seni karena beberapa dibuat dengan kerumitan tangan yang tinggi,” katanya.

Jeweluxe di Jakarta menghadirkan beberapa brand seperti Mouawad yang salah satu desainnya di pakai di film Crazy Rich Asian, Caratell, Infinity Jewels, Oro D’Italia, Butani, Shelly by Dynasty, serta brand dari tanah air, Passion Prive.

Selain perhiasan berlian, pengunjung juga bisa mendapatkan perhiasan mutiara yang langka dan batu-batu mulia, baik yang bergaya klasik hingga kontemporer seperti karya Caratell.

Beberapa batu mulia yang unik seperti Paraiba tourmaline dan berlian berwarna juga bisa didapatkan di pameran tersebut. 

Pendiri Passion Prive, Airyn Tanu, menjelaskan bahwa target konsumen dalam pameran ini adalah para pecinta perhiasan dan kolektor.

"Konsumen Indonesia daya belinya cukup besar, untuk beberapa perhiasan yang cukup mewah memang segmennya terbatas sekali, tapi kelompok elit ini memang mencari perhiasan yang bisa dipakai untuk acara tertentu," kata Airyn.

Ia menambahkan, beberapa penggemar berlian juga kini memburu colored diamond.

"Biasanya karena mereka sudah punya beberapa berlian putih jadi beralih ke yang berwarna. Untuk berlian yang paling mahal itu yang warna pink, tapi warnanya agak pucat, kalau yang pink intens itu langka dan sangat mahal," ujarnya.

Salah satu perhiasan karya Caratell yang dipamerkan di Jewelux Jakarta pada 5-7 November 2019.Kompas.com/Lusia Kus Anna Salah satu perhiasan karya Caratell yang dipamerkan di Jewelux Jakarta pada 5-7 November 2019.

 

Dapatkan Smartphone dan Voucher Belanja dengan #JernihBerkomentar di artikel ini! *S&K berlaku


Dapatkan Smartphone dan Voucher Belanja dengan #JernihBerkomentar dibawah ini! *S&K berlaku
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Laporkan Komentar
Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.
komentar di artikel lainnya
Close Ads X