Ivan Gunawan Pamerkan Gaun Glamor ala Karpet Merah

Kompas.com - 08/11/2019, 11:41 WIB
Desainer Ivan Gunawan bersama 25 busana rancangannya saat show bersama IPMI di Senayan City, Jakarta, Rabu (6/11/2019). Dok. Tim Muara BagdjaDesainer Ivan Gunawan bersama 25 busana rancangannya saat show bersama IPMI di Senayan City, Jakarta, Rabu (6/11/2019).

JAKARTA, KOMPAS.com - Lebih dikenal sebagai publik figur di dunia hiburan, sebenarnya Ivan Gunawan merupakan desainer yang selama 15 tahun terakhir ini aktif merancang gaun-gaun high fashion.

Beberapa karyanya juga sudah dipakai di ajang internasional seperti Miss Universe. Garis rancangannya memiliki siluet mewah dan glamor.

Dalam koleksi terbarunya, "Believe", Ivan kembali membuktikan passion-nya pada dunia mode. Ia pun memamerkan karyanya dalam peragaan busana yang sekaligus menandai dirinya sebagai anggota Ikatan Perancang Mode Indonesia (IPMI).

Sebanyak 25 busana yang diolah dengan tingkat craftmanship tinggi ditampilkan. Hal ini terlihat melalui eksplorasi yang dilakukan Ivan terhadap detail seperti manik-manik, pita dan payet.

Pada beberapa busana, manik-manik bahkan terpasang pada sekujur gaun, membuat pemakainya akan terlihat tersebut sempurna di karpet merah.

Fashion show bertajuk Believe yang menampilkan karya Ivan Gunawan.Dok Muara Bagdja Fashion show bertajuk Believe yang menampilkan karya Ivan Gunawan.

Koleksi Believe juga banyak menggunakan kristal gantung (crystal teardrops). Meski tampak penuh dan berstruktur, namun Ivan membuat koleksi busananya tetap ringan ketika dikenakan.

"Aku sedang ingin look-nya red carpet. Look-ya stunning, diva look," kata Ivan ketika menceritakan koleksinya kepada Kompas Lifestyle beberapa waktu lalu.

Produksi bahan dilakukan di India, dengan beberapa bahan lainnya merupakan hasil berburu di Paris, Bangkok dan beberapa toko bahan mewah di Indonesia.

Demi kesempurnaan, Ivan mengerjakan gaun tersebut langsung pada badan patung atau model. Pengerjaannya memang menjadi agak lama, namun Ivan begitu menikmati proses tersebut.

"80 persen enggak ada yang pakai pola kertas. Jadi buatnya rata-rata draping di patung," katanya sambil menunjukkan beberapa gaun dari koleksi tersebut.

Halaman Selanjutnya
Halaman:
Dapatkan Smartphone dan Voucher Belanja dengan #JernihBerkomentar di artikel ini! *S&K berlaku


Dapatkan Smartphone dan Voucher Belanja dengan #JernihBerkomentar dibawah ini! *S&K berlaku
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Laporkan Komentar
Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.
komentar di artikel lainnya
Close Ads X