Kulit Berjerawat dan Kusam, Ferdi Hasan Jalani Perawatan Laser

Kompas.com - 10/11/2019, 17:23 WIB
Pembawa acara Ferdi Hasan saat ditemui di kawasan Dukuh Atas, Jakarta Pusat, Jumat (7/11/2019). KOMPAS.com/DIAN REINIS KUMAMPUNG Pembawa acara Ferdi Hasan saat ditemui di kawasan Dukuh Atas, Jakarta Pusat, Jumat (7/11/2019).

JAKARTA, KOMPAS.com—Pembawa acara Ferdi Hasan mengaku sudah melakukan perawatan wajah sejak terjun ke dunia presenter. Pasalnya, sebagai pembawa acara televisi, tak jarang Ferdi harus merias wajahnya. Praktis hal itu membuat kulit wajahnya berjerawat.

“Semenjak zaman syuting-syuting, dulu kan berjerawat banget ya. Karena kan mau enggak mau kena make up dan juga panas,” ujar Ferdi saat ditemui di Cyrstas Clinic, Dukuh Atas, Jakarta Pusat, baru-baru ini.

Ferdi mengatakan, ia memang tak langsung menemukan klinik yang tepat untuk kulitnya yang berminyak. Belum lagi, Ferdi membutuhkan perawatan yang tak memakan banyak waktu mengingat mobilitasnya sebagai presenter yang tinggi.

“Saya pernah juga mencoba beberapa treatment lain. Tapi kan harus pakai krim malam lah, apa lah,” ungkap Ferdi.

Ia pun lantas mencoba treatment Crystal lift. Perawatan menggunakan laser ini dipercaya mampu menghilangkan kerutan, menghapus noda hitam bahkan mengecilkan pori-pori secara instan.

Baca juga: Perawatan Laser untuk Kulit Mulai dari Rp 199.000, Tertarik?

Kini Ferdi telah merasakan hasilnya. Kulit wajahnya tak lagi kusam dan tampak lebih segar.

“Terlihat lebih segar dan cerah. Kan walaupun bagaimana, bukan hanya publik figur, enggak publik figur pun inginnya terlihat baik kan,” kata Ferdi.

Dr.Kartini Ong selaku dokter in house Crystal Clinic menyatakan, perawatan yang dilakukan oleh Ferdi terbilang memiliki hasil yang instan. Hanya dalam satu kali perawatan Crystal lift, hasilnya akan terlihat usai 7 hari.

“Perawatan ini menggunakan teknologi Smartxide Dot yang berfungsi untuk mencerahkan wajah, menghaluskan tekstur kulit, mengurangi pigmentasi dan membuat kulit jadi cantik,” kata Kartini.

Namun, paska menjalani perawatan, pasien harus mematuhi beberapa aturan. Yakni dilarang terkena air selama 24 jam, dan wajah tidak terpapar sinar matahari langsung dalam 7 hari setelah perawatan. Hal ini dilakukan untuk meminimaslisir kemungkinan terkontaminasi air yang mungkin tidak bersih dan menjadi infeksi.

Terapi ini juga hanya perlu dilakukan satu hingga tiga kali, tergantung seberapa parah kerusakan pada kulit wajah pasien.

"Hasil treatmen crystal lift akan bertahan selama 1 tahun, dan untuk semua jenis kulit bisa melakukan treatment ini," kata dokter Kartini.

Dapatkan Smartphone dan Voucher Belanja dengan #JernihBerkomentar di artikel ini! *S&K berlaku


Dapatkan Smartphone dan Voucher Belanja dengan #JernihBerkomentar dibawah ini! *S&K berlaku
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Laporkan Komentar
Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.
komentar di artikel lainnya
Close Ads X