Kompas.com - 12/11/2019, 12:27 WIB

Dia lalu khawatir mengalami serangan jantung jika dia tidak menurunkan berat badan.

Tetapi dia pun yakin, jika harus meninggalkan semua makanan favoritnya, maka dietnya pasti gagal.

Baca juga: Berat Badan Turun Drastis di Awal Diet, Apa Sebabnya?

Dia lalu memilih untuk memotong porsi makannya, pada awalnya membatasi diri menjadi hanya menyantap 1.500 kalori sehari, sambil mencoba menyantap lebih banyak sayuran.

Lalu, di bulan Februari dia mulai melakukan diet puasa (intermittent fasting) yang terbukti membantunya susut hingga 44 kilogram dalam sembilan bulan.

"Saya melakukan banyak penelitian tentang penurunan berat badan, dan mendapati banyak orang melakukan diet puasa."

"Artinya, kita akan makan dalam jendela makan, dan selama 16 jam sehari kita tak lagi makan," kata dia.

Menurut Jessica, model diet ini membantu untuk menurunkan kadar gula darah.

"Saya hanya melakukan penelitian untuk menemukan pola diet yang kupikir akan menjadi yang terbaik untuk saya," kata dia.

Baca juga: Berat Badan Turun 19 kg, Apa yang Dilakukan Adele?

Jessica DotsonVIA 7news.com.au Jessica Dotson
Kendati demikian, Jessica mengakui ada upaya dan kerja keras di awal yang harus dia lakukan hingga rencananya membuahkan hasil.

"Saya benar-benar berusaha untuk tidak memotong apa pun. Jika saya mencoba diet lain, pasti akan gagal, karena saya selalu ingin sesuatu, dan memakannya," kata dia.

Halaman:


Video Pilihan

Rekomendasi untuk anda
26th

Tulis komentarmu dengan tagar #JernihBerkomentar dan menangkan e-voucher untuk 90 pemenang!

Syarat & Ketentuan
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Laporkan Komentar
Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.
komentar di artikel lainnya
Close Ads
Lengkapi Profil
Lengkapi Profil

Segera lengkapi data dirimu untuk ikutan program #JernihBerkomentar.