Tak Perlu Sungkan, Katakan Tidak Bila Memang Tak Sanggup

Kompas.com - 13/11/2019, 21:35 WIB
Ilustrasi mengatakan tidak shutterstockIlustrasi mengatakan tidak

KOMPAS.com— Sebagai pribadi yang hidup di masyarakat dengan adat ketimuran, kita biasanya sungkan mengatakan tidak.

Tak jarang hal ini membuat kita sendiri kewalahan karena selalu berkata iya saat orang lain meminta tolong.

Rupanya selalu mengiyakan semua permintaan yang datang pada kita, tidak selamanya baik.

Menurut psikolog Felicia Maukar, berkata tidak memang sulit dilakukan. Namun kita, kata Felicia, bisa memulai dengan menolak hal-hal kecil terlebih dahulu.

“Itu langkah pertama berat sih, tapi, cobalah tolak hal-hal yang kecil dulu,” kata Felicia saat ditemui di Jakarta.

Langkah selanjutnya, kamu bisa mencari alternatif kata lain selain kata tidak, yang juga menunjukkan penolakan.

“Misalnya ada yang minta ‘tolong dong kerjain kerjaan gue nih gue mau meeting’. Bagaimana mengatakan tidak tanpa katakan tidak? Misalnya bisa menjawab, ‘bisa tapi weekend’” kata Felicia.

“Padahal pekerjaan itu harus segera diselesaikan, jadi sebenarnya kita menolak tapi tidak terkesan kasar,” imbuh Felicia.

Bila dua hal tadi sudah lancar dilakukan, hal ketiga yang bisa kamu lakukan adalah berlatih di depan cermin di kamarmu untuk berkata tidak. Latih intonasi nada bicara, agar saat berkata tidak di hadapan lawan bicara, kita tak terdengar agresif.

“Harus di depan cermin bilang, gue enggak mau, saya tidak mau,” kata Felicia lagi.

Dengan mengatakan tidak, kamu akan terhindar dari pekerjaan menumpuk. Sehingga waktu yang luang itu bisa kamu gunakan untuk dirimu sendiri, seperti menonton drama kesukaanmu, atau pergi shopping. Hal ini biasa disebut dengan mencintai diri sendiri atau self love.

“Kita harus cinta diri kita lebih dulu, akhirnya orang juga akan cinta sama kita,” ujar Felicia.

Menangkan e-Voucher Belanja total jutaan rupiah. Kumpulkan poin di Kuis Hoaks/Fakta. *S&K berlaku
Ikut


Dapatkan Voucher Belanja jutaan rupiah, dengan #JernihBerkomentar di bawah ini! *S&K berlaku
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Laporkan Komentar
Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.
komentar di artikel lainnya
Close Ads X