Kompas.com - 20/11/2019, 22:55 WIB
Ilustrasi diet keto ThitareeSarmkasatIlustrasi diet keto

KOMPAS.com - Diet keto selama ini dikenal untuk membantu mengurangi berat badan. Tetapi rupanya pola makan ini telah mendapat perhatian lebih selama beberapa tahun terakhir, karena manfaat kesehatannya.

Para pendukung dan pelaku diet mengklaim keto juga dapat membantu meningkatkan kesehatan jantung, fungsi otak, kadar gula darah dan tekanan darah. Bahkan kini ditemukan manfaat kesehatan lain dari dier keto, yaitu menurunnya risiko terkena flu.

Sebuah studi baru, yang diterbitkan dalam jurnal Science Immunology, menunjukkan bahwa makan makanan rendah karbohidrat, seperti keto, meningkatkan kemampuan tubuh untuk memerangi virus flu.

Para peneliti menemukan, bahwa pendekatan ini dapat mengaktifkan subset sel T di paru-paru yang mendukung respons sistem kekebalan tubuh terhadap influenza.

Baca juga: Benarkah Diet Keto Bisa Atasi Kanker?

"Ini adalah penemuan yang sama sekali tidak terduga," kata Akiko Iwasaki, penulis studi senior dari Universitas Yale.

Kehadiran peningkatan sel T di paru-paru meningkatkan produksi lendir dari sel saluran napas. Ini kemudian menjebak virus flu dan mencegahnya menyebar dan menyebabkan infeksi.

Dapatkan informasi, inspirasi dan insight di email kamu.
Daftarkan email

Temuan ini mendukung penelitian sebelumnya oleh dua peserta pelatihan di Yale. Para peneliti pertama kali menyatakan, bahwa ada aktivator sistem kekebalan yang disebut inflammasome yang berkontribusi terhadap respon sistem kekebalan tubuh yang berbahaya.

Baca juga: Pakai Diet Keto dan CICO, Pangkas Bobot 34 Kg dalam 3 Bulan, Mau?

Tim tersebut bertujuan untuk melihat bagaimana diet dapat memengaruhi respons sistem kekebalan terhadap patogen, seperti virus flu. Mereka menemukan, diet keto juga berfungsi untuk memblokir pembentukan inflammasome.

Dalam tes dengan tikus, mereka yang mengonsumsi makanan menunjukkan tingkat kelangsungan hidup yang lebih tinggi ketika terinfeksi virus influenza.

Diet keto bekerja lebih baik daripada diet tinggi karbohidrat dalam mengaktifkan sel-sel T gamma delta yang menghasilkan lendir di lapisan sel paru-paru.

"Studi ini menunjukkan, bahwa cara tubuh membakar lemak untuk menghasilkan badan keton dari makanan yang kita makan dapat memicu sistem kekebalan tubuh untuk melawan infeksi flu," kata seorang peneliti.

Baca juga: 8 Efek Samping yang Mungkin Dirasakan Ketika Menjalani Diet Keto

Dapatkan update berita pilihan dan breaking news setiap hari dari Kompas.com. Mari bergabung di Grup Telegram "Kompas.com News Update", caranya klik link https://t.me/kompascomupdate, kemudian join. Anda harus install aplikasi Telegram terlebih dulu di ponsel.



Rekomendasi untuk anda
26th

Ada hadiah voucher grab senilai total Rp 6.000.000 dan 1 unit smartphone.

Tulis komentarmu dengan tagar #JernihBerkomentar.

Syarat & Ketentuan
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Laporkan Komentar
Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.
komentar di artikel lainnya
Close Ads X
Lengkapi Profil
Lengkapi Profil

Segera lengkapi data dirimu untuk ikutan program #JernihBerkomentar.