Kompas.com - 23/11/2019, 10:10 WIB

JAKARTA, KOMPAS.com - Aksesori merupakan penyempurna penampilan. Meski ukurannya kecil, namun aksesori dengan desain "statement" bisa sangat menunjang penampilan kita.

Franka Franklin mungkin bisa menjadi salah satu contoh figur yang pandai memanfaatkan perhiasan sebagai aksesori.

Di antara semua jenis perhiasan, istri Menteri Pendidikan dan Kebudayaan, Nadiem Makarim, itu paling menyukai anting.

"Paling sering pakai anting karena paling mudah, kalau kalung tergantung mood," kata Franka ketika ditemui pada acara "Tulola Merayakan Nusantara" di The Dharmawangsa Hotel, Jakarta Selatan, Jumat (22/11/2019).

Hari itu, Franka tampil manis dengan busana rancangan desainer Biyan Winaatmaja yang dipadukan jumpsuit hitam serta anting gantung Tulola dan tata rambut sanggul rendah (low bun).

Selain anting, di pergelangan tangan kanannya juga melingkar gelang dari koleksi lama Tulola.

Baca juga: Reza Rahadian, Andien dan Eva Celia Jadi Inspirasi Koleksi Perhiasan

Anting yang digunakan Chief Marketing Officer (CMO) Tulola Jewelry itu merupakan koleksi yang diluncurkan Desember tahun lalu.

Desain anting yang dipilih Franka adalah mengenai kehidupan dan siklus hidup padi.

Padi berawal dari ditanam, tumbuh besar, menjadi salah satu makanan pokok manusia, hingga pada akhirnya melalui masa pascapanen dan ditanami padi baru kembali.

"Siklus itu semua yang diambil (untuk anting ini) sehingga rumpun padi juga kelihatan tidak semuanya mekar," ucapnya.

Meski kerap menggunakan perhiasan sebagai pelengkap penampilan, namun Franka mengaku tak punya "rumus" khusus untuk memadupadankan aksesori dan busana.

Hal terpenting menurutnya adalah membuat aksesori tidak saling tumpang tindih dengan busana.

"Kalau pada saat itu kita mau menunjukkan pakaiannya, mungkin aksesorinya harus complimentary, jangan balapan. Misal, bajuku sudah ramai dan ini (bagian kerah) sudah cukup 'statement', jadi saya mainnya di anting dan enggak di kalung lagi," kata Franka.

Dapatkan update berita pilihan dan breaking news setiap hari dari Kompas.com. Mari bergabung di Grup Telegram "Kompas.com News Update", caranya klik link https://t.me/kompascomupdate, kemudian join. Anda harus install aplikasi Telegram terlebih dulu di ponsel.



Rekomendasi untuk anda
27th

Tulis komentarmu dengan tagar #JernihBerkomentar dan menangkan e-voucher untuk 90 pemenang!

Syarat & Ketentuan
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Laporkan Komentar
Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.
komentar di artikel lainnya
Close Ads
Verifikasi akun KG Media ID
Verifikasi akun KG Media ID

Periksa kembali dan lengkapi data dirimu.

Data dirimu akan digunakan untuk verifikasi akun ketika kamu membutuhkan bantuan atau ketika ditemukan aktivitas tidak biasa pada akunmu.

Lengkapi Profil
Lengkapi Profil

Segera lengkapi data dirimu untuk ikutan program #JernihBerkomentar.