Kaus Bertandatangan Veronica Tan dan Anak Ahok Terjual Rp 4,1 Juta

Kompas.com - 24/11/2019, 18:55 WIB
Veronica Tan dan Nicholas Sean menandatangani kaus se.Indonesia. Kaus tersebut terjual Rp 4,1 juta dalam lelang yang diadakan Poppins Bazaar di Bandung, Minggu (24/11/2019) Reni SusantiVeronica Tan dan Nicholas Sean menandatangani kaus se.Indonesia. Kaus tersebut terjual Rp 4,1 juta dalam lelang yang diadakan Poppins Bazaar di Bandung, Minggu (24/11/2019)

BANDUNG, KOMPAS.com – Sebuah kaus merek se.Indonesia bertandatangan Veronica Tan dan anaknya, Nicholas Sean terjual Rp 4,1 juta. Lelang dilakukan dalam acara Poppins Bazaar di PVJ Bandung, Minggu (24/11/2019).

Pembawa acara membuka lelang dengan harga Rp 100.000. Angka tersebut terus naik hingga berakhir di angka Rp 4,1 juta.

Selain kaus se.Indonesia, ada satu pasang sepatu Ittaherl yang dilelang dengan harga Rp 3,3 juta. Semua hasil lelang akan disumbangkan ke Yayasan Tangan Pengharapan.

“Bangga aja (bisa terlepas dengan harga Rp 4,1 juta),” ujar Nicholas Sean kepada Kompas.com, Minggu (24/11/2019).

Sean mengatakan, saat lelang dimulai, kaus se.Indonesia yang merupakan brand milik dirinya dan seorang teman belum bertandatangan.

Setelah diketahui siapa yang memenangkan lelang, orang tersebut bisa memilih satu kaus se.Indonesia untuk ditandatangani dirinya dan sang ibu.

“Kausnya bebas pilih yang mana. Kenapa belum ditandatangani di awal, karena lebih ke masalah size aja,” tutur putranya Basuki Tjahaja Purnama atau Ahok tersebut.

Kemudian sang pembeli memilih kaus berwarna hitam. Kaus yang mengusung local pride itu ditandatangani Veronica Tan dan Sean di depan ratusan pengunjung Bazaar.

Sementara itu, Veronica Tan mengatakan, lelang yang diikuti anaknya merupakan lelang amal. Karena itu ia memberi dukungan penuh.

“Sekarang Nico (Nicolas) jadi enterpreneur. Saya datang ke sini untuk men-support. Lelang ini juga tujuannya charity, basicly saya men-support,” tuturnya.

Keterlibatan Sean, menurut sang ibu, juga memperlihatkan anaknya punya hati untuk berbagi dengan sesama. Baginya itu sesuatu hal yang bagus.

“Nico dan temannya mengerti arti berbagi. Saya support saja,” imbuhnya.

Termasuk saat Sean memutuskan untuk berbisnis. Ia berpesan bisnis bukan hanya bicara mendapatkan untung. Namun bisnis memerlukan kerja keras, sungguh-sungguh, fokus, disiplin, jujur, memberikan yang terbaik pada customer.

“Ketika kita memberikan yang terbaik untuk orang, orang akan membalasnya dengan yang baik juga. Kita percaya hal itu,” tuturnya.



25th

Tulis komentar dengan menyertakan tagar #JernihBerkomentar dan #MelihatHarapan di kolom komentar artikel Kompas.com. Menangkan E-Voucher senilai Jutaan Rupiah dan 1 unit Smartphone.

Syarat & Ketentuan
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Laporkan Komentar
Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.
komentar di artikel lainnya
Close Ads X