4 dari 5 Anak di Dunia Kurang Berolahraga

Kompas.com - 26/11/2019, 07:00 WIB
Ilustrasi ShutterstockIlustrasi

KOMPAS.comAktivitas fisik seperti berolahraga terbukti bermanfaat untuk kesehatan fisik dan mental anak. Sayangnya, 4 dari 5 anak dan remaja di seluruh dunia ternyata sangat sedikit melakukan aktivitas fisik.

Sekitar 81 persen anak dan remaja tidak memenuhi rekomendasi Organisasi Kesehatan Dunia (WHO) untuk melakukan aktivitas fisik skala sedang sampai berat setiap hari.

Kesimpulan itu dihasilkan dari analisa data yang dikumpulkan antara tahun 2001 – 2006 terhadap 1.6 juta pelajar berusia 11 sampai 17 tahun di 146 negara.

Anak perempuan paling jarang bergerak aktif dibanding anak laki-laki. Anak perempuan di empat negara, Tonga, Samoa, Afganistan, dan Zambia, diketahui sama aktifnya.

Pada tahun 2016, 90 persen atau lebih anak perempuan di 27 negara sangat kurang melakukan aktivitas fisik. Pada anak laki-laki, hanya di negara Filipina dan Korea Selatan saja yang paling tidak aktif.

“Dibutuhkan sebuah kebijakan untuk meningkatkan aktivitas fisik anak dan remaja, terutama mendorong partisipasi anak perempuan,” kata ketua peneliti Regina Guthold yang bekerja di WHO.

Manfaat aktivitas fisik bagi anak sangat banyak, termasuk meningkatkan kekuatan paru, jantung, dan otot. Bermanfaat bagi kesehatan tulang dan mengontrol berat badan. Penelitian juga menunjukkan, olahraga bisa bermanfaat untuk kesehatan otak dan kemampuan sosial anak.

Manfaat olahraga pada anak-anak ini akan terus terbawa sampai mereka dewasa. Itu sebabnya para ahli mengingatkan orangtua untuk mengajak anak-anak mereka lebih aktif bergerak.

Dapatkan Smartphone dan Voucher Belanja dengan #JernihBerkomentar di artikel ini! *S&K berlaku


Dapatkan Smartphone dan Voucher Belanja dengan #JernihBerkomentar dibawah ini! *S&K berlaku
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Laporkan Komentar
Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.
komentar di artikel lainnya
Close Ads X