Kecanduan Belanja Online, Bisa Jadi Tanda Gangguan Mental

Kompas.com - 28/11/2019, 13:41 WIB
Ilustrasi belanja online shutterstockIlustrasi belanja online
|
Editor Wisnubrata

KOMPAS.com - Kemajuan teknologi membuat segala hal terasa lebih mudah, termasuk dalam belanja, memesan barang dan jasa, hingga membeli makanan sehari-hari.

Bagi kebanyakan orang, kemudahan berbelanja secara online ini juga bisa menghemat waktu dan tenaga.

Namun, tak sedikit orang yang pada akhirnya berbelanja tidak berdasarkan kebutuhan, tetapi juga keinginan dan kemudahan. Misalnya, tawaran diskon dari berbagai platform berbelanja yang membuat kita semakin tergiur memesan barang tersebut meski sebetulnya tidak butuh.

Jika kamu termasuk orang yang kecanduan belanja online, bahkan melakukannya sebagai kegiatan harian, berhati-hatilah karena kamu mungkin menderita gangguan mental.

Sebuah studi yang dipublikasikan di jurnal Comprehensive Psychiatry mencatat bahwa dari 122 orang yang mengalami ‘buying-shopping disorder (BSD)’ atau gangguan pembelian-belanja, 34 persen di antaranya juga memiliki gejala kecanduan belanja online.

Para peneliti studi juga menemukan bahwa mereka yang kecanduan belanja online cenderung menderita depresi dan kecemasan.

Menurut penelitian, BSD ditandai dengan kesenangan ekstrem dengan keinginan untuk membeli/berbelanja, serta keinginan yang tak tertahankan untuk memiliki barang-barang konsumsi.

Pasien-pasien BSD membeli lebih banyak barang-barang konsumsi daripada yang mereka lebih mampu. Barang-barang yang dibeli juga seringkali tidak diperlukan atau tidak sering digunakan.

Baca juga: Bagi Wanita, Belanja dan Liburan Lebih Mengasyikkan daripada Seks

Para peneliti yang berasal dari Hannover Medical School, Jerman, mengusulkan agar BSD ditetapkan sebagai kondisi kesehatan mental tersendiri.

Studi tersebut juga menekankan bahwa BSD terjadi pada sekitar 5 persen orang dewasa di negara-negara berkembang.

Halaman:
Dapatkan Smartphone dan Voucher Belanja dengan #JernihBerkomentar di artikel ini! *S&K berlaku


Dapatkan Smartphone dan Voucher Belanja dengan #JernihBerkomentar dibawah ini! *S&K berlaku
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Laporkan Komentar
Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.
komentar di artikel lainnya
Close Ads X