Kompas.com - 28/11/2019, 23:00 WIB
Ilustrasi menyetir mobil. Foto: mystratfordnow.comIlustrasi menyetir mobil.

Sehari setelah tes pertama, para peserta kembali ke jalan dan mengendarai rute yang sama pada waktu yang sama, tetapi dengan mendengarkan musik instrumental.

Para peneliti mencoba menaikkan tingkat stres pengemudi, dengan memberi mereka mobil yang bukan milik mereka.

Semua peserta menempatkan monitor detak jantung di dada mereka untuk memantau detak jantung mereka saat mengemudi.

Para peneliti menemukan, bahwa musik membantu mengurangi tingkat stres dengan meningkatkan aktivitas sistem saraf parasimpatis dan menurunkan aktivitas dalam sistem saraf simpatis.

"Kami menemukan bahwa tekanan jantung pada peserta dalam percobaan kami berkurang dengan mendengarkan musik saat mereka mengemudi," tambah Valenti.

"Mendengarkan musik bisa menjadi langkah preventif yang mendukung kesehatan kardiovaskular dalam situasi stres berat, seperti mengemudi selama jam sibuk."

Baca juga: Manfaat Liburan, Salah Satunya Kurangi Risiko Serangan Jantung

Dapatkan informasi, inspirasi dan insight di email kamu.
Daftarkan email

Dapatkan update berita pilihan dan breaking news setiap hari dari Kompas.com. Mari bergabung di Grup Telegram "Kompas.com News Update", caranya klik link https://t.me/kompascomupdate, kemudian join. Anda harus install aplikasi Telegram terlebih dulu di ponsel.

Halaman:


Rekomendasi untuk anda
26th

Ada hadiah voucher grab senilai total Rp 6.000.000 dan 1 unit smartphone.

Tulis komentarmu dengan tagar #JernihBerkomentar.

Syarat & Ketentuan
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Laporkan Komentar
Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.
komentar di artikel lainnya
Close Ads X
Lengkapi Profil
Lengkapi Profil

Segera lengkapi data dirimu untuk ikutan program #JernihBerkomentar.