Kompas.com - 29/11/2019, 07:05 WIB

 

"Sudah waktunya untuk meningkatkan percakapan nyata tentang HIV dan kesehatan seksual di kalangan anak muda, dan membuat sesuatu yang inovatif dan menarik untuk mendidik dan memerangi stigma HIV."

Chris, seorang konsultan berusia 32 tahun, adalah salah satu orang yang mengalami dampak stigma HIV. Dia mengatakan, dirinya mengalami diskriminasi meskipun tinggal di kota-kota di mana orang memiliki lebih banyak akses ke informasi.

"Saya pergi ke dokter gigi di Atlanta, dan setelah mengisi formulir riwayat medis saya mendengar salah satu perawat mengatakan, mereka tidak akan menyentuh saya - bahkan dengan sarung tangan," kata Chris kepada NBC News.

"Tak perlu dikatakan, aku pergi setelah berbicara kasar dengan dokter gigi di sana," lanjutnya.

Meskipun komunitas kesehatan dan pemerintah menyebarkan informasi tentang HIV, Chris mengatakan bahwa ketidaktahuan masih ada di tengah masyarakat AS.

Dan hal itu menjadi pengalaman buruk pada orang yang terinfeksi 20 hingga 30 tahun yang lalu, yang masih hidup dan sehat.

Survei ini diharapkan dapat mendukung kampanye pendidikan baru terkait HIV. Ini bertujuan untuk membantu kaum muda Amerika mendapat informasi yang benar tentang infeksi tersebut.

Baca juga: Anak dengan HIV Bisa Berprestasi dan Tidak Perlu Dibedakan

 

Dapatkan update berita pilihan dan breaking news setiap hari dari Kompas.com. Mari bergabung di Grup Telegram "Kompas.com News Update", caranya klik link https://t.me/kompascomupdate, kemudian join. Anda harus install aplikasi Telegram terlebih dulu di ponsel.

Halaman:


Video Pilihan

Sumber NBC News
Rekomendasi untuk anda
26th

Tulis komentarmu dengan tagar #JernihBerkomentar dan menangkan e-voucher untuk 90 pemenang!

Syarat & Ketentuan
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Laporkan Komentar
Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.
komentar di artikel lainnya
Close Ads
Lengkapi Profil
Lengkapi Profil

Segera lengkapi data dirimu untuk ikutan program #JernihBerkomentar.