Artika Sari Devi dan Baim Sepakat Tak Bawa Gawai Saat Masuk Kamar Anak

Kompas.com - 29/11/2019, 20:05 WIB
Artis peran Artika Sari Devi bersama sang suami, Baim dan kedua anaknya, Ebiela Ibrahim, Dayana Zoelie Ibrahim saat ditemui di acara Merayakan Keberagaman Cerita Keluarga Indonesia Bersama Good Time, di kawasan Menteng, Jakarta Pusat, baru-baru ini. KOMPAS.COM/Dian Reinis KumampungArtis peran Artika Sari Devi bersama sang suami, Baim dan kedua anaknya, Ebiela Ibrahim, Dayana Zoelie Ibrahim saat ditemui di acara Merayakan Keberagaman Cerita Keluarga Indonesia Bersama Good Time, di kawasan Menteng, Jakarta Pusat, baru-baru ini.

KOMPAS.com - Artis peran Artika Sari Devi dan sang suami, vokalis Ibrahim Imran, atau yang biasa disapa Baim, mengaku punya cara tersendiri untuk menjaga waktu berkualitas dengan keluarga.

“Jadi saya mau menghabiskan waktu dengan orang-orang yang saya kasihi, supaya nanti mereka punya bekal untuk mereka bawa saat besar nanti,” ujar Artika dalam saat ditemui di Merayakan Keberagaman Cerita Keluarga Indonesia Bersama Good Time, di kawasan Menteng, Jakarta Pusat, baru-baru ini.

Biasanya, Artika dan Baim memilih mendengarkan cerita dari kedua anaknya, Sarah Ebiela Ibrahim dan Dayana Zoelie Ibrahim sambil menikmati camilan favorit.

“Ceritanya macam-macam, pergaulannya biasanya. Kok kayak mereka merasa berbeda ya dengan yang lainnya, biaanya ada kesulitan ada kebahagiaan juga,” ungkap Artika.

Baca juga: Putri Marino Pilih Mainan Ketimbang Gawai untuk Tumbuh Kembang Anak

Namun pasangan yang menikah pada 23 Agustus 2008 ini memiliki aturan saat akan memasuki kamar anak-anak untuk bermain bersama. Yakni dengan tidak membawa gawai ke dalam kamar anak.

Hal ini dilakukan agar Artika dan Baim bisa fokus bermain dengan kedua buah hatinya.

“Jadi kalau saya harus menyelesaikan sesuatu dengan gadget, kirim email atau apa, saya bilang sama anak-anak untuk minta waktu selama lima sampai sepuluh menit, ‘Kakak sama adik di kamar dulu, nanti kalau sudah selesai Mama ke sini lagi’,” ujar Puteri Indonesia 2004 ini.

Bagi Artika, aturan ini dirasa sangat adil untuk anak-anak. Di mana si kecil akan tetap mendapat perhatian penuh dari kedua orangtuanya tanpa harus terbagi dengan gawai.

“Itu kayaknya lebih fair ya untuk anak-anak. Dia tahu orangtuanya lagi sibuk lagi ngerjain apa, kalau kami sudah ready akan kembali sama anak,” ungkap Artika.

“Tapi kalau sudah janji sama anak ya harus ditepati, dengan begitu mereka tahu kok,” imbuhnya.

Baca juga: Menatap Gawai Terlalu Lama Bikin Kulit Wajah Cepat Tua, Benarkah?

Dapatkan Smartphone dan Voucher Belanja dengan #JernihBerkomentar di artikel ini! *S&K berlaku


Dapatkan Smartphone dan Voucher Belanja dengan #JernihBerkomentar dibawah ini! *S&K berlaku
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Laporkan Komentar
Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.
komentar di artikel lainnya
Close Ads X