Kompas.com - 05/12/2019, 13:51 WIB
Editor Wisnubrata

Selain memberikan obat, ada juga beberapa terapi yang bisa dilakukan seperti terapi perilaku, stimulasi saraf, biofeedback, akupuntur, hingga terapi relaksasi seperti pijat.

Olahraga atau meditasi seperti yoga juga bisa menjadi alternatif untuk meredakan sakit kepala berkepanjangan.

Mengubah gaya hidup

Apabila akar dari masalah sakit kepala berkepanjangan adalah gaya hidup, maka dokter akan menyarankan kita untuk mengubah gaya hidup ke arah yang lebih sehat.

Ada banyak perubahan yang bisa dilakukan, mulai dari kebiasaan sederhana hingga meninggalkan rokok dan alkohol.

Baca juga: Sakit Kepala atau Doyan Tidur? Hati-hati, Mungkin Kamu Sedang Depresi

Kapan harus khawatir?

Apabila sakit kepala berkepanjangan bisa mereda dengan langkah-langkah seperti di atas, maka tidak ada masalah. Namun ada beberapa penderita sakit kepala berkepanjangan yang perlu khawatir, terutama apabila terjadi hal-hal berikut:

  • Terjadi saat berusia di atas 50 tahun
  • Sakit kepala hingga terbatuk-batuk
  • Rasa nyeri semakin tidak tertahankan
  • Perubahan perilaku atau fungsi mental
  • Sakit kepala hingga tidak bisa berbicara dengan jelas
  • Sakit kepala muncul hingga membangunkan seseorang dari tidur
  • Ada perubahan pola sakit kepala secara signifikan

Satu hal yang juga perlu digarisbawahi dari masalah sakit kepala berkepanjangan adalah jangan sampai mengatasinya justru dengan minum obat untuk durasi yang lama tanpa instruksi dari dokter.

Hal ini justru dapat memicu terjadinya rebound headaches, yaitu sakit kepala yang terjadi karena konsumsi obat berlebihan.

Bagi penderita sakit kepala berkepanjangan, coba temukan terapi atau pengobatan yang paling tepat dengan berdiskusi bersama dokter.

Baca juga: Awas, Terlalu Sering Minum Obat Bisa Bikin Sakit Kepala Memburuk

 

Dapatkan update berita pilihan dan breaking news setiap hari dari Kompas.com. Mari bergabung di Grup Telegram "Kompas.com News Update", caranya klik link https://t.me/kompascomupdate, kemudian join. Anda harus install aplikasi Telegram terlebih dulu di ponsel.

Halaman:


Video Pilihan

Sumber
Rekomendasi untuk anda
26th

Tulis komentarmu dengan tagar #JernihBerkomentar dan menangkan e-voucher untuk 90 pemenang!

Syarat & Ketentuan
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Laporkan Komentar
Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.
komentar di artikel lainnya
Close Ads
Lengkapi Profil
Lengkapi Profil

Segera lengkapi data dirimu untuk ikutan program #JernihBerkomentar.