Kompas.com - 06/12/2019, 18:02 WIB

Untuk bisa digunakan kembali, penting untuk merawat pakaian dengan baik. Intan menambahkan, saat ini banyak sekali masyarakat yang belum memiliki kesadaran untuk merawat pakaiannya dengan optimal.

Padahal, pakaian yang tidak dirawat dengan baik akan berujung dibuang dan semakin menambah limbah pakaian karena pakaian bekas merupakan salah satu penyumbang limbah terbesar di dunia.

"Limbah pakaian banyaknya sampai 90 juta ton secara global," katanya.

Intan menambahkan, memberi makna terdalam untuk pakaian yang kita miliki menjadi langkah awal memberikan hubungan batin (personal attachment) dan cinta pada pakaian-pakaian tersebut.

Ketika sudah mencintai pakaian yang kita miliki, maka kita akan berusaha memanfaatkannya semaksimal mungkin tanpa memenuhi lemari dengan pakaian-pakaian baru.

"Di situ kita bisa lebih berpartisipasi dalam circular fashion," kata Intan.

Dapatkan update berita pilihan dan breaking news setiap hari dari Kompas.com. Mari bergabung di Grup Telegram "Kompas.com News Update", caranya klik link https://t.me/kompascomupdate, kemudian join. Anda harus install aplikasi Telegram terlebih dulu di ponsel.

Halaman:


Rekomendasi untuk anda
27th

Tulis komentarmu dengan tagar #JernihBerkomentar dan menangkan e-voucher untuk 90 pemenang!

Syarat & Ketentuan
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Laporkan Komentar
Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.
komentar di artikel lainnya
Close Ads
Verifikasi akun KG Media ID
Verifikasi akun KG Media ID

Periksa kembali dan lengkapi data dirimu.

Data dirimu akan digunakan untuk verifikasi akun ketika kamu membutuhkan bantuan atau ketika ditemukan aktivitas tidak biasa pada akunmu.

Lengkapi Profil
Lengkapi Profil

Segera lengkapi data dirimu untuk ikutan program #JernihBerkomentar.