Es Krim Unik dengan Rasa Lokal Jadi Tren Global

Kompas.com - 06/12/2019, 18:37 WIB
Ilustrasi ShutterstockIlustrasi

KOMPAS.comEs krim diperkirakan sudah mulai dikenal sejak tahun 64 Masehi dan tercatat menjadi salah satu hidangan pesta di era Kaisar Nero dari Romawi. Hingga saat ini, menu dessert yang manis ini masih tetap menjadi favorit berbagai kalangan.

Populer di seluruh dunia, es krim biasa disajikan dalam berbagai rasa dengan aneka topping. Cokelat, vanilla, dan stroberi adalah tiga rasa es krim yang paling populer.

Walau begitu, saat ini varian rasa es krim tidak terbatas. Ada es krim berlapis emas di Jepang, es krim rasa kaktus, rasa kurma, hingga ada yang memakai cone jagung bakar.

Selain es krim yang dibuat di kedai khusus, produsen es krim kemasan pun berlomba-lomba menghadirkan rasa-rasa baru yang unik dan sesuai dengan cita rasa lokal.

Manajer Sales dan Marketing, Unit Bisnis Es Krim, Tetra Pak Denmark, Steen Rasmuessen, mengatakan, permintaan akan sesuatu yang baru terus meningkat dan inovasi produk sangat penting bagi konsumen.

“Resep baru, desain baru, bentuk baru, topping baru dan format kemasan baru. Adalah penting untuk mengawasi perubahan tren konsumen, membaginya dan mendiskusikan inovasi yang dapat dihadirkan,” katanya dalam acara di Jakarta beberapa waktu lalu.

Baca juga: Icip-icip Es Krim Hitam Rasa Durian Black Cones, Begini Rasanya..

Laporan pasar ritel global 2019 Mintel tentang es krim mengungkapkan bahwa pasar Asia, termasuk Indonesia, diperkirakan akan tumbuh secara signifikan di dekade berikutnya.

Es krim yang meninggalkan kesan secara visual dipasarkan untuk menarik perhatian konsumen muda yang senang membagikan konsep makanan kreatif dan imajinatif di media sosial mereka.

Banyak brand di Asia telah bereksperimen dengan warna-warna cerah, bentuk inovatif, tekstur beragam, dan aroma yang menarik untuk membuat produk mereka layak diunggah di media sosial.

Gaya internasional seperti mochi menghadirkan warna baru untuk kategori ini, sementara bahan-bahan lokal atau regional dapat memberikan rasa es krim yang unik dan otentik.

“Konsumen tertarik untuk membeli es krim yang tidak hanya menarik soal rasa, tapi seluruh indera mereka. Produk dengan warna-warna cerah, aroma, dan tekstur yang menarik akan menghasilkan pengalaman makan yang mengesankan,” papar Direktur Processing, Tetra Pak Indonesia Tony Mehrtens.

Menurut Rasmuessen, di Indonesia produsen sudah mulai menyajikan varian rasa dengan potongan buah di dalam es krimnya, atau kacang-kacangan.

“Jadi mereka menawarkan kepada konsumen es krim yang menarik dan unik dari segi rasanya. Tapi untuk es krim healthy, ke depannya sedang berkembang," jelasnya.

Ia menambahkan, inovasi Tetra Pak dapat menyediakan teknologi untuk menakar bahan-bahan tersebut secara akurat untuk memastikan adanya kejutan lezat disetiap gigitan es krim.

Baca juga: Olahan Unik Es Krim di Sejumlah Negara

Menangkan Samsung A71 dan Voucher Belanja. Ikuti Kuis Hoaks / Fakta dan kumpulkan poinnya. *S&K berlaku


Dapatkan Smartphone dan Voucher Belanja dengan #JernihBerkomentar dibawah ini! *S&K berlaku
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Laporkan Komentar
Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.
komentar di artikel lainnya
Close Ads X