Kompas.com - 07/12/2019, 21:54 WIB
ilustrasi mata lelah shutterstockilustrasi mata lelah

 

2. Lindungi mata dari sinar matahari

Banyak orang rajin mengoleskan tabir surya sebelum pergi ke luar untuk melindungi kulit mereka – begitupun dengan mata, kamu juga harus rajin melindunginya.

Paparan UV yang berlebihan dapat merusak bagian depan dan belakang mata dan berkontribusi pada sejumlah masalah yang menyebabkan kehilangan penglihatan, termasuk katarak, degenerasi makula, hingga kanker mata.

Pilih sepasang kacamata hitam berkualitas baik yang dapat ‘membungkus’ area mata Anda, dan pastikan lensanya memberikan perlindungan spektrum UV 100%.

3. Terapkan aturan 20/20/20

Menatap layar komputer, ponsel, atau tablet selama berjam-jam setiap hari membuat mata tegang (sindrom penglihatan komputer adalah hal yang nyata).

"Kami merekomendasikan untuk beristirahat selama 20 detik setiap 20 menit untuk melihat ke arah pandang sejauh 20 kaki," Dr. Stalker menjelaskan.

"Ini untuk membuat mata rileks dan membiarkan mata berkedip, karena kami menemukan bahwa orang-orang tidak berkedip sesering ketika mereka tidak melihat layar komputer."

Dapatkan informasi, inspirasi dan insight di email kamu.
Daftarkan email

Berkedip melumasi mata, jadi jika tidak berkedip tentu akan membuat mata terasa kering. Stalker merekomendasikan untuk menggunakan obat tetes mata yang dijual bebas empat kali sehari, jika mata kering sudah mengganggu.

Baca juga: Dokter Tegaskan Kacamata Terapi Ion Tak Bisa Atasi Gangguan Mata

4. Kunjungi dokter mata secara teratur

Kunjungi dokter mata sebagai bagian dari rutinitas perawatan pencegahan tahunan - dan bukan hanya untuk mengetahui apakah ada perubahan pada resep kacamata.

Dengan pemeriksaan mata yang komprehensif, dokter dapat mendeteksi tanda-tanda awal penyakit mata seperti glaukoma dan degenerasi makula yang mungkin gejalanya belum muncul.

Kondisi ini lebih baik dirawat lebih dini untuk meminimalkan atau memperlambat kehilangan penglihatan.

Selain itu, mata dapat menyimpan petunjuk tentang aspek lain dari kesehatan tubuh. Terkadang, tanda-tanda kondisi serius seperti diabetes dan tekanan darah tinggi dapat memengaruhi mata sedemikian rupa, sehingga dokter mata atau dokter mata dapat melihat selama pemeriksaan rutin.

Jadi, hanya karena kondisi mata tidak mengganggu sekarang bukan berarti kamu harus mengabaikannya.

Melakukan langkah-langkah kecil seperti mengatur waktu layar, melindungi mata dari sinar matahari, dan memenuhi kebutuhan nutrisi akan membuat mata berterima kasih.

Baca juga: Mengatasi Mata Kering dan Iritasi

 

Halaman:


Rekomendasi untuk anda
26th

Ada hadiah voucher grab senilai total Rp 6.000.000 dan 1 unit smartphone.

Tulis komentarmu dengan tagar #JernihBerkomentar.

Syarat & Ketentuan
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Laporkan Komentar
Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.
komentar di artikel lainnya
Close Ads X
Lengkapi Profil
Lengkapi Profil

Segera lengkapi data dirimu untuk ikutan program #JernihBerkomentar.