Kompas.com - 10/12/2019, 21:07 WIB

KOMPAS.com - Mengenalkan berbagai jenis makanan baru pada bayi memang perlu. Terutama di usia enam bulan, ketika bayi mulai memasuki fase mengonsumsi MPASI (Makanan Pendamping ASI).

Pada tahapan tersebut, setiap orangtua tentunya ingin memastikan asupan nutrisi dan vitamin penting anak terpenuhi untuk tumbuh kembang mereka.

Namun, orangtua juga perlu berhati-hati. Sebab, tak semua makanan yang baik untuk orang dewasa juga baik untuk bayi. Salah satunya adalah madu.

Semua orang tahu bahwa madu bernutrisi dan sangat sehat, tapi pemanis alami ini bisa menyebabkan kembung pada bayi, meskipun kasusnya jarang terjadi.

Baca juga: Diberi Pola Makan Vegetarian, Bayi Ini Kurang Gizi

Ini terjadi karena madu mengandung spora bakteri yang disebut clostridium botulinum. Ketika bakteri ini dikonsumsi oleh bayi, maka berisiko menyebabkan keracunan makanan langka yang berpotensi penyakit fatal.

Gejala kembung mungkin tidak langsung terlihat setelah menyuapi bayi dengan madu. Sebab gejala itu mungkin baru terlihat setelah sekitar 8 hingga 36 jam setelah mengonsumsi madu.

Alasan lainnya perlu menghindari memberi pemanis seperti madu atau gula kepada bayi adalah karena berpotensi merusak gigi yang baru tumbuh.

Baca juga: Apakah Madu Benar-Benar Bermanfaat?

Pemanis cair sekalipun sebaiknya dihindari untuk bayi satu tahun ke bawah. Untuk mengenalkan rasa manis, cobalah alternatif lain yang lebih alami, seperti buah-buahan.

Lalu, berapa usia anak yang diperbolehkan mencoba madu? Setidaknya hindari pemberian madu hingga bayi berusia satu tahun.

Spora yang ditemukan di dalam madu biasanya tidak berbahaya untuk orang dewasa dan bayi di atas 1 tahun.

Ini dikarenakan mikroorganisme yang ditemukan dalam usus menjaga pertumbuhan spora tersebut.

Namun, jika bayimu sudah terlanjur mengonsumsi madu dan menunjukkan gejala seperti sembelit, lelah dan tidak nafsu makan, segeralah periksakan ke dokter.

Baca juga: Jangan Panik, Cegukan pada Bayi Bermanfaat untuk Perkembangan Otak Lho

Dapatkan update berita pilihan dan breaking news setiap hari dari Kompas.com. Mari bergabung di Grup Telegram "Kompas.com News Update", caranya klik link https://t.me/kompascomupdate, kemudian join. Anda harus install aplikasi Telegram terlebih dulu di ponsel.



Rekomendasi untuk anda
27th

Tulis komentarmu dengan tagar #JernihBerkomentar dan menangkan e-voucher untuk 90 pemenang!

Syarat & Ketentuan
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Laporkan Komentar
Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.
komentar di artikel lainnya
Close Ads
Verifikasi akun KG Media ID
Verifikasi akun KG Media ID

Periksa kembali dan lengkapi data dirimu.

Data dirimu akan digunakan untuk verifikasi akun ketika kamu membutuhkan bantuan atau ketika ditemukan aktivitas tidak biasa pada akunmu.

Lengkapi Profil
Lengkapi Profil

Segera lengkapi data dirimu untuk ikutan program #JernihBerkomentar.