Kompas.com - 15/12/2019, 05:05 WIB
Ilustrasi bunga lawang shutterstockIlustrasi bunga lawang
Editor Wisnubrata

KOMPAS.com - Sebagian besar orang mungkin tidak pernah mendengar apa itu bunga lawang. Jangan salah, bunga lawang bukan termasuk jenis bunga pada umumnya. Ini adalah salah jenis rempah-rempah unik yang kaya rasa.

Bunga lawang sering digunakan sebagai penyedap makanan karena aroma harum yang dimilikinya. Secara ilmiah, bunga lawang dikenal dengan nama Illicium verum.

Bunga berwarna coklat ini berbentuk mirip bintang yang terdiri dari delapan ruas. Pada tiap ruasnya terdapat biji kecil berwarna coklat.

Selain untuk masakan, rempah ini juga banyak dijadikan sebagai obat-obatan herbal yang dipercaya mengandung banyak khasiat. Lantas, apa saja manfaat bunga lawang?

Berbagai obat herbal umumnya memiliki kandungan nutrisi yang melimpah, tak terkecuali bunga lawang.

Bunga lawang kaya akan flavonoid dan polifenol sehingga rempah ini dianggap baik bila digunakan sebagai obat herbal. Selain itu, beberapa senyawa dalam bunga ini juga bermanfaat untuk kesehatan tubuh, di antaranya:

  • Linalool
  • Quercetin
  • Limonene
  • Anethole
  • Asam galat
  • Asam shikimat

Terkandungnya berbagai senyawa tersebut, membuat bunga lawang memiliki sifat antiperadangan, antioksidan, dan antimikroba.

Dapatkan informasi, inspirasi dan insight di email kamu.
Daftarkan email

Selain itu, rempah yang satu ini juga mengandung zat besi, vitamin C, kalsium, kalium, magnesium, lemak, dan serat makanan yang tak kalah baik untuk tubuh.

Jumlah kalori dalam bunga lawang juga cukup rendah, yakni 1 sdm bunga lawang hanya mengandung 23 kalori.

Manfaat bunga lawang untuk kesehatan

Sejak dulu, bunga lawang telah digunakan dalam pengobatan tradisional Tiongkok. Untuk mengetahui khasiatnya bagi kesehatan, berikut berbagai manfaat bunga lawang yang bisa kita dapatkan:

Mengatasi flu

Bunga lawang dipercaya dapat mengobati flu karena kandungan asam shikimatnya. Asam shikimat adalah senyawa yang memiliki sifat antivirus kuat sehingga mampu melawan virus influenza.

Beberapa penelitian juga menunjukkan bahwa minyak atsiri bunga lawang dapat mengobati infeksi virus lain, seperti herpes simplex tipe-1. Namun, masih dibutuhkan penelitian lebih lanjut mengenai hal ini.

Menjaga kesehatan kulit

Antioksidan yang relatif tinggi dalam bunga lawang dapat membantu melawan radikal bebas, terutama yang bisa menyebabkan stres oksidatif pada kulit.

Hal ini dapat meminimalisir munculnya keriput, meningkatkan elastisitas kulit, serta memudarkan bekas luka dan noda agar kulit terlihat lebih muda dan cerah.

Mengobati infeksi jamur

Sifat antijamur yang dimiliki oleh bunga lawang dipercaya mampu mengobati sejumlah infeksi jamur, termasuk kandidiasis, kurap, kutu air, dan lainnya. Teh bunga lawang dianggap bisa meningkatkan sistem kekebalan tubuh untuk melawan pertumbuhan jamur.

Meningkatkan sistem kekebalan tubuh

Bunga lawang dapat meningkatkan sistem kekebalan tubuh sehingga menghambat pertumbuhan bakteri yang bisa memicu berbagai penyakit.

Selain itu, sifat antibakteri dalam bunga lawang juga dipercaya mampu melawan beberapa strain bakteri yang kebal terhadap antibiotik.

Mengatasi insomnia

Sejumlah penelitian menemukan bahwa bunga lawang memiliki beberapa sifat penenang yang dikaitkan dengan kandungan antioksidan dan magnesium di dalamnya.

Kandungan tersebut dapat melepaskan neurotransmiter yang mendorong seseorang untuk relaksasi dan tertidur. Ini sangat baik bagi penderita insomnia.

Meningkatkan sirkulasi darah

Zat besi menjadi salah satu mineral penting yang ditemukan dalam bunga lawang, bahkan memenuhi 13 persen dari jumlah harian yang direkomendasikan.

Kandungan zat besi tersebut dapat membantu mendorong produksi sel darah merah sehingga meningkatkan sirkulasi darah dan tingkat energi dalam tubuh.

Menjaga kesehatan pencernaan

Bunga lawang mengandung sejumlah serat. Kandungan serat dalam bunga lawang pun dipercaya dapat menjaga kesehatan pencernaan, seperti meredakan kembung dan kram, meningkatkan keseimbangan bakteri dalam usus, dan menyerap nutrisi dengan baik.

Bunga lawang dapat ditambahkan secara utuh ataupun dalam bentuk bubuk ke dalam masakan.

Selain itu, bunga lawang juga bisa direbus dalam air untuk dijadikan teh bersama cengkeh dan ditambahkan madu. Namun, pastikan untuk menggunakan bunga lawang secukupnya saja, yaitu sekitar 3 buah.

Sebagian orang mungkin memiliki memiliki alergi terhadap rempah ini sehingga kita harus berhati-hati.

Gejala alergi yang mungkin terjadi, yaitu gatal, ruam, gangguan pencernaan, dan peradangan. Oleh sebab itu, sebelum menggunakannya pastikan kondisimu aman-aman saja.

Bunga lawang juga mungkin dapat menyebabkan interaksi dengan obat lain, seperti obat-obatan untuk kanker dan hormon.

Jika kamu memiliki obat yang rutin dikonsumsi, sebaiknya konsultasikan pada dokter sebelum mengonsumsi bunga lawang. Bila terjadi gejala tak biasa setelah mengonsumsi bunga lawang, segera periksakan diri ke dokter.



Sumber
Rekomendasi untuk anda
25th

Ada hadiah uang elektronik senilai total Rp 6.000.000 dan 1 unit smartphone.

Tulis komentarmu dengan tagar #JernihBerkomentar.

Syarat & Ketentuan
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Laporkan Komentar
Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.
komentar di artikel lainnya
Close Ads X