Kompas.com - 23/12/2019, 16:34 WIB

Hal penting yang perlu kita lakukan adalah memikirkan alasan sebenarnya, mengapa kita pergi berbelanja dan memikirkan apakah alasan tersebut bisa membuat kita berbelanja secara impulsif.

2. Membuat daftar

Lee menyarankan agar kita fokus pada kebutuhan, bukan keinginan.

"Hati-hatilah dengan membenarkan ‘fungsi alibi’ yaitu berbohong pada diri sendiri betapa pentingnya sesuatu barang, hanyauntuk membenarkan sikap impulsif atau pembelian yang tidak direncanakan," kata dia.

3. Patuh pada daftar dan menyusun anggaran

Sayangnya, banyak orang kurang disiplin dengan daftar belanja mereka ketika bicara soal berbelanja, sehngga lebih rentan terhadap pembelian impulsif saat berbelanja.

Untuk menghindarinya, aturlah anggaran spesifik sehingga mereka akan lebih waspada terhadap barang-barang yang akan dibelanjakan.

Baca juga: Yuk, Mengenal Tradisi Natal Unik di 5 Negara

Bagi mereka yang benar-benar putus asa dan sulit mengontrol keinginan berbelanjanya, cobalah mengajak teman yang dikenal kritis terhadap pengeluaranmu.

Dengan demikian dia mungkin akan membantu mempertanyakan apa yang ingin kamu beli.

"Tapi ketahuilah bahwa ini mungkin mengurangi sedikit kesenangan dari berbelanja," kata dia.

Halaman Selanjutnya
Halaman:


Video Pilihan

Rekomendasi untuk anda
26th

Tulis komentarmu dengan tagar #JernihBerkomentar dan menangkan e-voucher untuk 90 pemenang!

Syarat & Ketentuan
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Laporkan Komentar
Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.
komentar di artikel lainnya
Close Ads
Lengkapi Profil
Lengkapi Profil

Segera lengkapi data dirimu untuk ikutan program #JernihBerkomentar.