Kompas.com - 25/12/2019, 09:31 WIB

KOMPAS.com - Mesin pencari Google sebagai salah satu tujuan utama orang memperoleh informasi, bisa memberitahu kita apa saja isu yang paling banyak dicari orang ketika mengakses internet.

Untuk masalah kesehatan, ada beberapa topik yang paling sering dicari oleh pengguna internet sepanjang 2019.

Kamu juga mungkin masih belum memahami betul tentang masalah kesehatan, maka mungkin inilah saatnya kamu tahu lebih jauh:

1. Cara menurunkan tekanan darah

Topik ini merupakan salah satu topik kesehatan paling banyak dicari. Sebelumnya, ingatlah untuk tidak menghindari pengecekan tekanan darah atau mengatur mesin pengukur tekanan darah, agar angkanya rendah.

Tekanan darah memang fluktuatif, bisa naik atau turun tergantung pada situasi dan sudut pandang kita.

Meski begitu, memiliki tekanan darah tinggi pada periode yang panjang bisa menyebabkan kita berisiko tinggi atas penyakit tertentu, seperti serangan jantung atau stroke.

Jika kamu mengalaminya, maka lakukanlah perubahan gaya hidup seperti mengurangi asupan sodium, menurunkan berat badan, olahraga lebih, membatasi asupan alkohol, mengurangi stres, hingga meditasi.

Pergilah ke dokter atau rumah sakit untuk mendapatkan bantuan lebih lanjut.

Baca juga: Mengapa Kita Sebaiknya Rutin Memeriksa Tekanan Darah di Rumah?

2. Apa itu keto?

Keto yang dimaksud adalah diet keto atau ketogenik. Diet keto merupakan diet rendah karbohidrat dan pelakunya lebih banyak mengonsumsi lemak sekitar 90 persen dari total asupan kalori.

Memangkas karbohidrat seharusnya mengubah tubuh kita dari mengandalkan gula dari karbohidrat untuk bahan bakar energi, menjadi mengandalkan keton tubuh yang dihasilkan ketika hati kita membakar lemak yang disimpan dalam tubuh.

Namun, efektivitas keto masih menjadi perdebatan di kalangan para ilmuwan. Sebab, beberapa ilmuwan menilai bahwa pelaku diet keto berisiko tidak mendapatkan cukup nutrisi untuk tubuh.

Biasanya nutrisi yang didapatkan dari buah-buahan, sayur-sayuran, hingga biji-bijian utuh.

Ada pula yang mengatakan, diet ini sulit untuk dijaga. Namun, dibutuhkan studi lebih lanjut untuk membahas lebih mendalam tentang tren diet ini.

Baca juga: 8 Efek Samping yang Mungkin Dirasakan Ketika Menjalani Diet Keto

 

3. Cara mengatasi cegukan

Faktanya, tidak ada cara menghentikan cegukan yang efektif dan terbukti secara ilmiah.

Sebab, kita seringkali tidak siap mengalami cegukan. Namun, beberapa hal yang bisa dilakukan antara lain:

- Mengubah siklus pernapasan yang dapat menenangkan diafragma. Kemungkinannya termasuk bernapas ke dalam kantong kertas, menarik lutut ke dada dan condong ke depan, minum air dari sisi gelas yang berlawanan sambil membungkuk, atau menahan napas.

Saat menahan napas, pastikan Anda tidak melakukannya berlebihan.

- Berkumur dengan air es atau menyesap air es. Jika tidak senang beekumur, pastikan kamu memasukkan banyak air si mulut lalu mulailah menyemburkannya se sekeliling ruangan seperti geyser.

- Menarik lidah, namun jangan lakukan secara berlebihan.

- Mengelus bagian belakang leher.

- Menakuti atau mengejutkan orang yang mengalami cegukan.

- Tertawa spontan.

Baca juga: Jangan Panik, Cegukan pada Bayi Bermanfaat untuk Perkembangan Otak Lho

4. Berapa lama flu bertahan

Bicara soal gejala flu, jawabannya adalah bahkan bisa bertahan selama-lamanya jika kamu meninggal karena penyakit tersebut.

Namun, pada umumnya flu akan bertahan tiga hingga tujuh hari tanpa komplikasi.

Jika kamu bertanya-tanya tentang berapa lama kita bisa tertular, kita sebenarnya mulai tertular sejak satu hari sebelum kita bahkan mengalami gejalanya.

Faktanya, sepertiga orang yang terinfeksi virus flu tidak pernah mengalami gejala. Tetapi mereka masih bisa menyebarkan virus flu.

Jadi, orang yang begitu dekat dengan kita mungkin telah menularkan penyakitnya. Ini membuat kita sangat sulit untuk sepenuhnya menghindari virus flu.

Itulah mengapa mendapatkan vaksinasi adalah satu-satunya cara untuk benar-benar melindungi diri sendiri dan orang lain.

Baca juga: Penyebab Kita Gampang Tertular Flu

5. Penyebab cegukan

Sepertinya banyak orang sering mengalami cegukan, sebab dua topik kesehatan yang paling sering dicari oleh masyarakat adalah topik seputar cegukan.

Belum terlalu jelas apa penyebab dari cegukan sementara. Cegukan bisa saja disebabkan karena isi perut yang terlalu banyak, seperti makanan atau angin sehingga suhu di dalamnya berubah.

Namun, pada banyak kasus, kita tidak tahu bagaimana cegukan dimulai.

Cegukan kronis atau berulang adalah kasus yang berbeda.

Ini bisa menjadi tanda, bahwa sesuatu seperti peradangan yang mengiritasi diafragma atau saraf yang mengontrolnya meluas ke diafragma kita.

Obat-obatan tertentu atau kondisi medis serius seperti diabetes, gagal ginjal, dan ensefalitis juga dapat menyebabkan cegukan. Karena itu, jika cegukan terus menjadi masalah, hubungi dokter terdekat.

Baca juga: Berbagai Cara Menghilangkan Cegukan, Secara Alami Maupun Dengan Obat

Dapatkan update berita pilihan dan breaking news setiap hari dari Kompas.com. Mari bergabung di Grup Telegram "Kompas.com News Update", caranya klik link https://t.me/kompascomupdate, kemudian join. Anda harus install aplikasi Telegram terlebih dulu di ponsel.

Sumber Forbes


Video Pilihan

Rekomendasi untuk anda
26th

Tulis komentarmu dengan tagar #JernihBerkomentar dan menangkan e-voucher untuk 90 pemenang!

Syarat & Ketentuan
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Laporkan Komentar
Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.

Terkini Lainnya

komentar di artikel lainnya
Close Ads
Verifikasi akun KG Media ID
Verifikasi akun KG Media ID

Periksa kembali dan lengkapi data dirimu.

Data dirimu akan digunakan untuk verifikasi akun ketika kamu membutuhkan bantuan atau ketika ditemukan aktivitas tidak biasa pada akunmu.

Lengkapi Profil
Lengkapi Profil

Segera lengkapi data dirimu untuk ikutan program #JernihBerkomentar.