Baca berita tanpa iklan. Gabung Kompas.com+

Tetap Jaga Kebersihan Saat Banjir demi Hindari Penyakit

Kompas.com - 02/01/2020, 14:15 WIB
Dian Reinis Kumampung,
Bestari Kumala Dewi

Tim Redaksi

KOMPAS.com - Bersama banjir, beberapa penyakit turut mengintai. Sebaiknya, kita harus waspada akan penyakit yang bisa saja menyerang kamu setelah banjir surut maupun di tempat pengungsian.

Beberapa penyakit yang bisa saja menyerang diantaranya:

1.Diare, koleram dan disentri

Beragam bakteri dan organisme jahat datang bersama banjir dan mudah menyerang. Penyakit yang disebabkan oleh bakteri rotavirus, shigella, E.coli, cryptosporidium, dll, ini biasanya akan membuat encer feses dan membuatmu sering buang air besar hingga menyebabkan tubuh lemas karena kurang cairan.

2.Demam berdarah

Demam berdarah jugaharus diwaspadai. Karena saat banjir, akan ada banyak genangan yang bisa menjadi tempat nyamuk berkembang biak.

3.Leptospirosis

Leptospirosis atau kencing tikus adalah penyakit yang menyerang manusia yang disebabkan oleh bakteri Leptospira interrogans.

Bakteri tersebut terdapat pada tubuh hewan dan masuk ke dalam tubuh manusia melalui mata, selaput lendir, dan luka terbuka yang kontak dengan air atau tanah yang terkontiminasi bakteri.

Gejala klinis leptospirosis sangat bervariasi, antara lain, demam tinggi, sakit kepala, menggigil, nyeri otot, muntah, kulit dan mata kuning, serta mata merah, sakit perut, diare, juga ruam.

Baca juga: Jadi Korban Banjir, Waspadai Gejala 5 Penyakit Berikut

4.Tifus

Tifus (tipes) adalah infeksi bakteri yang dapat menyebar ke seluruh tubuh, memengaruhi banyak organ. Tanpa pengobatan yang tepat, tifus dapat menyebabkan komplikasi serius dan bisa berakibat fatal.

Tifus disebabkan oleh bakteri yang disebut Salmonella typhi, yang berkaitan dengan bakteri salmonella, penyebab keracunan makanan.

5.Penyakit kulit

Beragam penyakit kulit juga bisa menyerang kulitmu yang terpapar air banjir. Kutu air, kadas, kurap, dan dermatitis alergi yang membuat kulit tidak nyaman.

Pencegahan

Menurut Dr Reyni K dari Rumah Sakit Premier Surabaya mengatakan, saat banjir sebaiknya tetap menjaga kebersihan.

Segera basuh tangan dan kaki dengan air bersih setelah terpapar air banjir. Mencuci tangan sebelum makan juga sangat dianjurkan demi menghindari kuman dan bakteri.

“Pencegahan tentunya cuci tangan menggunakan sabun dan air mengalir atau pakai antiseptik,” ujar Reyni kepada Kompas.com, saat dihubungi, Kamis (2/1/2020).

Selain itu, hidndari juga kulit yag terluka agar tak terkena infeksi.

“Hindari luka saat banjir, karena bisa menjadi tempat masuknya penyakit,” kata Reyni lagi.

Asupan makanan juga harus dijaga agar tubuh tetap kuat menghadapi virus dan bakteri yang menyerang.

Kamu juga bisa mengonsumsi multivitamin atau vitamin C tambahan untuk membantu tubuh terhindar dari penyakit.

Baca juga: Rumah Kebanjiran, Yuni Shara Tampil Modis dengan Sepatu Bot Burberry

Simak breaking news dan berita pilihan kami langsung di ponselmu. Pilih saluran andalanmu akses berita Kompas.com WhatsApp Channel : https://www.whatsapp.com/channel/0029VaFPbedBPzjZrk13HO3D. Pastikan kamu sudah install aplikasi WhatsApp ya.

Video rekomendasi
Video lainnya


Baca berita tanpa iklan. Gabung Kompas.com+
Baca berita tanpa iklan. Gabung Kompas.com+
Baca berita tanpa iklan. Gabung Kompas.com+
komentar di artikel lainnya
Baca berita tanpa iklan. Gabung Kompas.com+
Close Ads
Bagikan artikel ini melalui
Oke
Login untuk memaksimalkan pengalaman mengakses Kompas.com