Kompas.com - 04/01/2020, 12:04 WIB
Ilustrasi ShutterstockIlustrasi

Dan ketika anak yang lebih besar merasa frustrasi dengan saudara kandungnya, seperti yang akan terjadi, akui perasaannya, tetapi juga menetapkan batasan. Seperti saat si bungsu merebut boneka kesayangan sang kakak, lalu kakak menjadi marah dan memukul adiknya. Beri pengertian bahwa adik masih belum mengerti bahwa boneka itu adalah milik kakaknya.

Sangat penting untuk tidak menunjukkan pilih kasih kepada satu anak di atas yang lain. Ini tidak berarti segala sesuatu harus sama setiap saat, tetapi cobalah untuk membuat segala sesuatu tampak adil.

Jika Anda mengajak anak yang lebih besar untuk makan es krim, beri tahu yang lebih muda bahwa Anda akan membawanya untuk cupcakes besok.

Baca juga: Anak Sulit Disuruh Tidur, Bagaimana Mengatasinya?

3. Dalam perkelahian jadilah mediator, bukan arbitrator

Para psikolog biasa menasihati orang tua agar tidak terlibat dalam konflik saudara kandung. Orangtua diminta berpikir bahwa ini akan membantu anak-anak belajar bagaimana menyelesaikan masalah sendiri.

Tetapi mulai pada akhir 1990-an, penelitian mulai menunjukkan bahwa pendekatan ini sebagian besar menjadi bumerang.

Dapatkan informasi, inspirasi dan insight di email kamu.
Daftarkan email

Ketika dibiarkan sendiri, saudara jarang menyelesaikan konflik dengan hormat dan konstruktif. Seringkali, anak yang lebih tua atau lebih dominan “menang” melalui kekuatan atau paksaan, meninggalkan anak yang lain kesal dan marah.

Penelitian menunjukkan bahwa saudara kandung yang dibiarkan menyelesaikan konflik menggunakan kompromi atau rekonsiliasi mereka sendiri hanya 12 persen dari waktu.

Pada akhirnya, pengalaman-pengalaman ini dapat mengajar anak-anak bahwa paksaan dan intimidasi adalah cara terbaik untuk menyelesaikan konflik.

Ini tidak berarti bahwa orang tua harus "menengahi" perkelahian saudara adalah hal yang baik. Misalnya, jangan menyerbu ke dalam ruangan dan menuntut agar si sulung yang berusia 8 tahun menyerahkan lampu senter kepada adik perempuannya karena menurut kita ia telah memonopoli itu.

Baca juga: Reaksi Terbaik Orangtua Menanggapi Anak yang Bicara Kotor

Halaman:


Rekomendasi untuk anda
26th

Ada hadiah voucher grab senilai total Rp 6.000.000 dan 1 unit smartphone.

Tulis komentarmu dengan tagar #JernihBerkomentar.

Syarat & Ketentuan
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Laporkan Komentar
Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.
komentar di artikel lainnya
Close Ads X
Lengkapi Profil
Lengkapi Profil

Segera lengkapi data dirimu untuk ikutan program #JernihBerkomentar.