6 Cara Mengusir Ular dari Rumah Setelah Banjir Besar Melanda

Kompas.com - 05/01/2020, 13:10 WIB
Ilustrasi ular shutterstockIlustrasi ular
Editor Wisnubrata

KOMPAS.com - Kasus munculnya ular setelah banjir besar, bukanlah berita yang mengejutkan lagi. Hewan yang bisanya dapat melumpuhkan manusia itu mampu terseret air banjir, hingga masuk ke dalam rumah.

Kalau sudah begitu, kita jadi was-was karena takut ada ular yang bersembunyi di pojok-pojok terpencil di dalam rumah. Maka dari itu, kenali cara mengusir ular dari rumah, agar keluarga terhindar dari bahaya racun ular.

Jangan pernah meremehkan gigitan ular, sekalipun ular yang menggigit Anda tidak berbisa. Sebab, gigitan ular tak berbisa saja, dapat menimbulkan reaksi alergi atau infeksi. Apalagi jika digigit ular beracun. Tentu saja Anda tidak mau hal ini terjadi.

Baca juga: Tahap Penanganan Gigitan Ular yang Tepat

Mengenali cara mengusir ular berikut ini dari rumah adalah hal penting. Apalagi, di saat musim hujan tiba dan banjir besar melanda.

1. Membersihkan halaman rumah

Jika memiliki halaman yang lembap dan diselimuti semak-semak, Anda harus selalu waspada. Sebab, tempat seperti itulah yang menjadi habitat para ular. Jika beberapa hal di bawah ini ada di sekitar rumah, sebaiknya segera dibersihkan:

  • Tumpukan benda-benda, seperti kayu, batu, dan pupuk kebun
  • Semak-semak yang lama tidak dipotong
  • Pohon tumbang
  • Sampah dedaunan yang tertumpuk tebal
  • Garasi atau gudang di luar rumah yang jarang digunakan

Jika ingin mengetahui cara mengusir ular yang tepat, ketahui juga “taman bermain” yang sangat disenangi ular, yaitu tempat yang bisa jadi persembunyiannya. Hal ini penting untuk mengusir ular dari zona nyamannya, dan menjauh dari rumah.

2. Menyingkirkan “makanan ular”

Ular sangat suka memakan berbagai jenis tikus, termasuk tikus tanah hingga tikus yang ada di rumah. Jangkrik, siput, hingga berbagai macam serangga pun menjadi santapan lezat untuk hewan itu.

Jika rumah menjadi sarang dari hewan-hewan ini, segera temukan akar permasalahannya, dan cari cara untuk mengusir mereka. Sebab, ular sangat senang berkumpul di tempat yang dihuni “santapan lezat” mereka.

3. Tidak meninggalkan hewan peliharaan di luar rumah

Bila memelihara hewan peliharaan, seperti ayam, burung, atau kelinci yang memiliki kandang di luar rumah, segera pindahkan kandang tersebut ke dalam rumah.

Jika melihat ada hewan peliharaan, maka ular akan menganggapnya sebagai “target mudah” yang siap untuk disantap.

Namun, jika tidak bisa menaruh kandang hewan peliharaan di dalam rumah, sebaiknya “perkokoh” kandang itu, dan tutuplah lubang-lubang kecil di dalamnya. Tutuplah pintu kandang, walau tidak ada hewan peliharan di dalamnya.

4. Menyebarkan bebatuan di sekitar rumah

Sebarkan bebatuan atau material penutup tanah yang kasar, seperti misalnya serpihan kayu, serpihan batu, kulit telur, dan bahan-bahan lain yang tidak nyaman ketika tergesek dengan kulit ular.

Hal ini bisa membuat ular “berpikir dua kali” untuk mendekat ke dalam rumah. Namun hati-hati, kita harus menjauhkan benda ini dari jangkauan anak-anak.

5. Menutup segala celah

Jika belum pernah memeriksa dinding-dinding rumah, ini adalah saat yang tepat. Ular bisa masuk ke dalam rumah, lewat lubang yang kecil sekalipun. Bahkan, celah kecil yang ada di bawah pintu rumah pun bisa menjadi gerbang masuk ular.

Menutup celah-celah tersebut bisa menghalangi tikus dan ular masuk ke rumah. Jadi tanpa kehadiran tikus di rumah, ular pun enggan mendekat untuk mencari mangsa.

6. Mengeringkan tempat lembap

Selain menutup celah, kita juga disarankan untuk membersihkan tempat-tempat yang lembap, dan segera mengeringkannya. Genangan di dalam bak besar dan wastafel rusak, menjadi hal-hal yang bisa mengundang ular.

Selain itu, di musim hujan seperti sekarang ini, buang genangan air. Selain itu, periksa pot bunga yang berisikan air, dan langsung keringkan. Dengan begitu, ular tidak akan mendekat ke rumah.

Baca juga: Cara Sederhana Mencegah Ular Masuk Rumah

Ciri-ciri ular berbisa yang harus diwaspadai

Mengenal karakteristik ular berbisa juga bisa menjadi hal yang sangat berguna bagi Anda dan keluarga. Biasanya (tidak semua), ular berbisa memiliki ciri-ciri berupa:

  • Taring tajam (ular tanpa bisa, biasanya tidak bertaring)
  • Kepala berbentuk segitiga (akibat otot rahang yang menyimpan racun)
  • Badan yang tebal dan gemuk
  • Mata dengan celah pupil vertikal
  • Tekstur kulit bergelombang dan kasar

Jika melihat keberadaan ular dengan ciri-ciri seperti di atas, lebih baik segera menghindar. Jangan coba-coba menangkap apalagi melukainya tanpa bantuan pawang.

Sebagai antisipasi, lakukanlah cara mengusir ular di atas, agar rumah dan keluarga terhindari dari ular.

Baca juga: Apa yang Harus Dilakukan jika Digigit Ular?

Menangkan e-Voucher Belanja total jutaan rupiah. Kumpulkan poin di Kuis Hoaks/Fakta. *S&K berlaku
Ikut


Sumber
Dapatkan Voucher Belanja jutaan rupiah, dengan #JernihBerkomentar di bawah ini! *S&K berlaku
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Laporkan Komentar
Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.
komentar di artikel lainnya
Close Ads X