Kompas.com - 06/01/2020, 07:45 WIB

KOMPAS.com - Pesohor Amerika Serikat Kylie Jenner dituduh melakukan perampasan budaya, menyusul munculnya foto dia dengan rambut bergaya gimbal

Bintang reality show itu dikabarkan sempat mengunggah foto tersebut, sebelum menghapusnya dari laman Instagram.

Gambar tersebut diambil setelah dia melakukan sesi pemotretan dengan fotografer fesyen Luca dan Alessandro Morelli.

Kendati telah dihapus, foto itu juga dibagikan oleh Morelli bersaudara di akun Instagram @morellibrothers, sebelum kemudian beredar luas di media sosial.

Baca juga: Kylie Jenner Pamer Busana Serba Coklat dan Tas Kulit Buaya Rp 481 Juta

Dalam foto itu, Kylie Jenner menggunakan gaya rambut yang aslinya dikenal secara tradisional dipakai oleh kelompok kulit hitam AS dengan karakter rambut khas mereka. Hal itulah yang kemudian memicu kritikan di jagat dunia maya.

“Gaya yang terlalu melenceng, menjijikkan," tulis seorang pengguna Twitter yang dikutip laman independent.co.uk.

 
 
 
View this post on Instagram
 
 
 

A post shared by Morelli Brothers (@morellibrothers) on Jan 2, 2020 at 2:26pm PST

"Saya tidak menganggap gaya yang dipakai dia sebagai pujian, karena orang-orang kami (kulit hitam) masih kesulitan mendapat pekerjaan dan dipandang sebagai 'ghetto' (kelompok minoritas yang termarjinal) karena gaya rambut itu."

Baca juga: Jual Saham Bisnis Kosmetiknya, Kylie Jenner Makin Kaya

"Sementara banyak orang kulit putih melihatnya sebagai mode," tulis netizen lainnya.  

Menanggapi gejolak ini, Ariel Tejada, make-up artist Kylie Jenner, ikut angkat bicara di Instagram.

Dia mengatakan, tampilan yang dirancang untuk pendiri lini kosmetik Kylie Cosmetics ini mengambil inspirasi dari Gwen Stefani.

Disebut, Stefani mengenakan gaya rambut serupa itu dalam video musik untuk lagu “South Side”.

Namun, penyanyi AS Rebel Rae mengecam premis Stefani tentang penggunaan potongan rambut tersebut untuk gaya.

Baca juga: Cara Positif Kylie Jenner Memandang Stretch Marks di Tubuhnya

"Wow (saya) suka ini, ada seorang wanita kulit putih yang memang berkulit putih, mendidikasikan gaya ini (juga) untuk wanita kulit putih lain," tulis Rae dengan nada sinis.

“Merayakan era terbesar perampasan budaya dalam sejarah pop modern,” sambung dia.

Ini bukan pertama kalinya Kylie Jenner dituduh melakukan perampasan budaya.

Pada tahun 2015 lalu, bintang Hunger Games, Amanda Stenberg mengkritik penampilan Kylie Jenner di media sosial yang memperlihatkan potongan cornrows -gaya rambut tradisional lain di kalangan orang kulit hitam.

Baca juga: Kylie Jenner dan Ibunya Kompak Pakai Tas Birkin Langka

Kylie Jenner yang telah dihubungi untuk memberikan komentar, masih bungkam.

Pada 1 Januari lalu, undang-undang baru telah berlaku di negara bagian California, AS, yang membuat diskriminasi terhadap rambut alami di tempat kerja dan sekolah-sekolah sebagai hal yang ilegal.

Dapatkan update berita pilihan dan breaking news setiap hari dari Kompas.com. Mari bergabung di Grup Telegram "Kompas.com News Update", caranya klik link https://t.me/kompascomupdate, kemudian join. Anda harus install aplikasi Telegram terlebih dulu di ponsel.



Video Pilihan

Rekomendasi untuk anda
26th

Tulis komentarmu dengan tagar #JernihBerkomentar dan menangkan e-voucher untuk 90 pemenang!

Syarat & Ketentuan
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Laporkan Komentar
Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.
komentar di artikel lainnya
Close Ads
Lengkapi Profil
Lengkapi Profil

Segera lengkapi data dirimu untuk ikutan program #JernihBerkomentar.