Kompas.com - 07/01/2020, 10:06 WIB

Setiap partisipan juga dilabeli dengan "rasio kesepian" di awal dan di akhir masa studi.

Ini menggunakan tes tervalidasi yang disebut Skala Kesepian UCLA-R yang dikembangkan pada 1980, di mana skor yang lebih tinggi menunjukkan tingkat kesepian yang lebih besar.

Hasilnya, mereka yang mengikuti program pengurangan stres berbasis mindfulness memiliki penurunan rasa kesepian yang signifikan, mulai dari dasar hingga setelah perawatan.

Menariknya, mereka yang tidak berpartisipasi sebetulnya menunjukkan sedikit peningkatan nilai kesepian, ketika dibandingkan dengan angka awal mereka.

Selain itu, penting pula untuk diketahui, bahwa dari perspektif mekanisme, mereka yang mengikuti program menunjukkan penurunan aktivitas salah satu gen kunci yang memengaruhi peningkatan peradangan.

Baca juga: Diet Keto Bisa Picu Peradangan Kulit, Apa Sebabnya?

Hasilnya mungkin terdengar sangat teknis, namun pesannya adalah temuan ini mengindikasikan pengobatan sebetulnya bisa mengubah ekspresi DNA.

Penurunan peradangan pada waktu yang sama berkaitan dengan penurunan rasa kesepian.

Memanfaatkan mindfulness untuk mengusir kesepian

Ada banyak praktik meditasi dan mindfulness yang tersedia. Beberapa bisa dipelajari dari pengalaman langsung dengan instruktur, atau bisa juga dipelajari lewat aplikasi dan kursus online.

Selain itu, banyak pula buku yang menyediakan instruksi meditasi dan praktik mindfulness.

Halaman:


Video Pilihan

Rekomendasi untuk anda
26th

Tulis komentarmu dengan tagar #JernihBerkomentar dan menangkan e-voucher untuk 90 pemenang!

Syarat & Ketentuan
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Laporkan Komentar
Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.
komentar di artikel lainnya
Close Ads
Lengkapi Profil
Lengkapi Profil

Segera lengkapi data dirimu untuk ikutan program #JernihBerkomentar.