Kompas.com - 07/01/2020, 14:44 WIB
. SHUTTERSTOCK.

KOMPAS.com - Berjalan kaki sebanyak 10.000 langkah sehari tentu adalah dasar yang baik untuk membantu tubuh tetap bugar. Tapi, angka tersebut bukanlah ukuran yang presesi untuk semua orang.

Memang, banyak alat detektor kebugaran seperti Fitbit menggunakan besaran 10.000 langkah sebagai capaian "default" pada produk mereka.

Namun, ternyata banyak para pakar kebugaran yang menyarankan penyesuaian jumlah langkah berdasarkan kondisi tiap individu.

Para peneliti bahkan sempat menelusuri asal-usul praktik 10.000 langkah yang ternyata terkait dengan trik pemasaran di tahun 1960.

Baca juga: Jalan Kaki di Mal Juga Bikin Sehat

Lalu, untuk beberapa orang pun kegiatan berjalan sedemikian banyak ternyata tak begitu mendatangkan manfaat yang sebanding.

Harley Pasternak, pelatih pribadi selebritas yang bekerja dengan Fitbit, memang menetapkan target setidaknya 10.000 langkah per hari untuk kliennya.

Dalam penjelasan melalu surat elektronik kepada USA Today dia menerangkan, capaian itu akan optimal berdampak bagi tubuh jika dilakukan dengan benar. 

Artinya, kata Pasternak, persyaratan langkah tersebut termasuk 30 menit berjalan pada intensitas sedang.

Lalu, harus pula memenuhi pedoman untuk berolahraga yang ditetapkan Centers for Disease Control and Prevention, selama 150 menit seminggu pada level moderat. 

Baca juga: 9 Manfaat Jalan Kaki, Perkuat Jantung hingga Perbaiki Suasana Hati

"Saya sarankan untuk berjuang mencapai langkah 14.000 langkah sehari, jika Anda mencoba menurunkan berat badan," kata dia.

Namun, Pasternak tetap memperingatkan bahwa saran tersebut bervariasi berdasarkan gaya hidup, sehingga bagi sebagian orang terget bisa lebih rendah dan tetap ideal.

"10.000 langkah" cuma alat marketing 

Sebuah penelitian yang dilakukan di Universitas Harvard memelajari hampir 17.000 perempuan berusia 66-78 tahun, yang berjalan 7.500 langkah atau lebih sehari, dan memiliki tingkat kematian yang rendah.

Bahkan wanita yang berjalan 4.400 langkah sehari memiliki tingkat kematian yang lebih rendah daripada mereka yang hanya berjalan sekitar 2.000 langkah.

Memang, ada sedikit manfaat tambahan untuk para wanita yang berjalan lebih dari 7.500 langkah.

I-Min Lee, profesor kedokteran di Harvard Medical School yang juga peneliti utama dalam penelitian ini, mengatakan, rekomendasi 10.000 langkah sehari dikembangkan pada era 1960-an oleh pembuat pedometer edisi awal.

Baca juga: Rutin Jalan Kaki tapi Berat Badan Enggak Turun, Apa Sebabnya?

"Itu dimulai sebagai alat pemasaran untuk perusahaan Jepang," kata Lee, merujuk pada pedometer Jepang yang dirilis pada tahun 1965 yang disebut "10,000 steps meter".

Selain fakta itu, dia mengatakan, belum ada studi ilmiah yang mendukung angka 10.000 langkah tersebut.

Saat ditanya mengapa kemudian angka itu menjadi standar, dia menjelaskan dengan kalimat sederhana, "ini angka yang mudah diingat".

Berapa banyak harus berjalan dalam sehari? 

Lee menyarankan berjalan untuk berjalan setidaknya 2.000 langkah lebih banyak dari kebiasaan berjalan yang sudah dilakukan.  

Tentu, berjalan 10.000 langkah sehari bakal memenuhi pedoman kesehatan, dan itu bukan saran yang buruk untuk orang yang lebih muda, atau mereka yang bugar.

Baca juga: 10 Manfaat Jalan Kaki 30 Menit Setiap Hari

Tetapi, Lee mengatakan, pendekatan tersebut akan berbeda denganorang yang lebih tua dan mereka yang kurang fit.

Capaian 10.000 langkah akan terasa terlalu tinggi, menakutkan, dan pada akhirnya malah melemahkan semangat.

Dia mencatat, untuk orang yang tidak aktif, menetapkan standar yang terlalu tinggi justru dapat membunuh niat untuk berolahraga.

"Jika kamu tidak aktif dan tujuanmu hanya ingin menjadi lebih aktif, maka tetapkan tujuan sendiri dengan angka yang masuk akal," kata Lee.

Rata-rata orang Amerika Serikat, menurut Lee, mendapat 4.000-5.000 langkah setiap hari.

Meskipun Departemen Kesehatan dan Layanan Kemanusiaan mencantumkan persyaratan 150 menit per minggu, namun kegiatan fisik apa pun -betapa pun kecilnya, lebih baik daripada tidak sama sekali.

Bukan begitu?

Dapatkan update berita pilihan dan breaking news setiap hari dari Kompas.com. Mari bergabung di Grup Telegram "Kompas.com News Update", caranya klik link https://t.me/kompascomupdate, kemudian join. Anda harus install aplikasi Telegram terlebih dulu di ponsel.



Video Pilihan

Sumber USA Today
Rekomendasi untuk anda
26th

Tulis komentarmu dengan tagar #JernihBerkomentar dan menangkan e-voucher untuk 90 pemenang!

Syarat & Ketentuan
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Laporkan Komentar
Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.
komentar di artikel lainnya
Close Ads X
Lengkapi Profil
Lengkapi Profil

Segera lengkapi data dirimu untuk ikutan program #JernihBerkomentar.