Kompas.com - 08/01/2020, 10:17 WIB

Termasuk jika kita mengaplikasikannya terlalu sedikit atau tidak mengaplikasikan ulang setelah beberapa jam beraktivitas di luar ruang. Jadi, pastikan kamu mengaplikasikannya setiap dua jam sekali, dimana pun kamu berada.

Untuk aktivitas di luar ruangan, para dokter menyarankan SPF 30 hingga 50.

Baca juga: Waspadai SInar Matahari Penyebab Utama Penuaan Kulit

4. Tak mau pakai tabir surya karena butuh vitamin D

Ini juga merupakan kesalahpahaman. Pertama, banyak orang masih tidak cukup banyak mengaplikasikan tabir surya untuk bisa mencegah kulit memproduksi Vitamin D. Kedua, kamu butuh waktu berdiam di bawah sinar matahari lebih lama untuk mencapai level yang kita inginkan.

Menurut Assistant Professor di Yale Dermatology, Ronny Klein, MD, kulit yang "tanned" bukanlah indikator level Vitamin D yang sehat. Jika kulit terus memproduksi Vitamin D sebagai respons dari sinar matahari, kita bisa saja mencapai level toksik.

Setelah 15 menit atau lebih, sistem akan berlebih dan produksi vitamin D berhenti.

Sebuah studi klasik dari para peselancar Hawaii menemukan, meskipun semua partisipan punya kulit "tanned" banyak yang masih kekurangan Vitamin D.

"Kita bisa memenuhi kebutuhannya dengan pola makan seimbang, konsumsi suplemen dan paparan matahari insidentil," kata Klein.

Baca juga: 7 Makanan Kaya Vitamin D, Demi Tulang dan Otot yang Sehat

5. Kanker kulit tidak terlalu berbahaya

Mungkin memang banyak tipe kanker kulit yang bisa dideteksi dini dan dicegah sehingga tidak terlalu berbahaya, apalagi mengancam nyawa.

Wu menjelaskan, meskipun kanker kulit non-melanoma biasanya tidak menyebar ke seluruh tubuh, kanker tetaplah kanker dan akan terus menghancurkan kulit kita, lalu menyerang jaringan jika tidak dihilangkan.

Wu juga memiliki pasien penderita kanker kulit sel basal di kelopak matanya dan itu berdampak pada matanya. Membuat pasien tersebut harus rela kehilangan matanya.

"Aku juga punya pasien yang kehilangan hidung dan telinga karena kanker kulit. Beberapa orang masih tidak mempercayaiku, jadi aku menunjukkan foto-foto itu kepada mereka," kata Wu.

Baca juga: Asupan Vitamin A Bisa Turunkan Risiko Kanker Kulit

Dapatkan update berita pilihan dan breaking news setiap hari dari Kompas.com. Mari bergabung di Grup Telegram "Kompas.com News Update", caranya klik link https://t.me/kompascomupdate, kemudian join. Anda harus install aplikasi Telegram terlebih dulu di ponsel.

Halaman:


Video Pilihan

Rekomendasi untuk anda
26th

Tulis komentarmu dengan tagar #JernihBerkomentar dan menangkan e-voucher untuk 90 pemenang!

Syarat & Ketentuan
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Laporkan Komentar
Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.
komentar di artikel lainnya
Close Ads
Lengkapi Profil
Lengkapi Profil

Segera lengkapi data dirimu untuk ikutan program #JernihBerkomentar.